Beranda Jabar Warga Protes Jalan Rusak, Diduga Kades Dapat Jatah

Warga Protes Jalan Rusak, Diduga Kades Dapat Jatah

191
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Warga Desa Mulyasejati Kecamatan Ciampel, Karawang, mengeluhkan kerusakan pada jalan utama yang membelah desa mereka. Akibat mobilisasi kendaraan berat proyek kereta cepat yang melintasi wilayah desa tersebut.

Kerusakan yang terjadi hampir di seluruh jalan utama di dusun-dusun itu, baik berupa lubang yang dalam, aspal yang sudah tidak berbentuk, tambalan seadanya, drainase jebol, penuh pasir, dan berdebu.

“Sudah beberapa bulan ini, tetapi yang paling parah adalah sejak satu bulan belakangan ,” kata Narto, warga Dusun Satu, yang tepat berada di pinggir jalan rusak, Jum’at (4/1)

“Warga protes jalan desa rusak akibat mobilisasi kendaraan berat, belum lagi sering melihat orang jatuh dan celaka akibat jalan seperti ini,” kata Narto

Warga lainnya, Arif meyakini kerusakan akibat lalu lalang truk dump memuat batu yang melebihi kapasitas kekuatan jalan seberat 7 ton, sehingga kondisi jalan cepat rusak.

Arif mengatakan, dalam satu hari setidaknya 40-50 truk dump melewati jalan raya di dusun mereka.Diduga kepala desa setempat telah memberikan ijin penggunaan jalan tersebut sebelum musyawarah dengan masyarakat.

Dari penampilan bak dump, tiap truk bisa saja memuat antara 10-30 ton batu. Arif meyakini, batu-batu itu dikirim untuk keperluan proyek rel kereta cepat.

Arif menuturkan aktivitas warga Mukyasejati terganggu. Termasuk yang mayoritas petani. Warga terpapar debu, jalan jadi licin karena pasir, anak sekolah menghadapi resiko besar di jalan karena berhadapan ramai truk.

“Setiap hari warga menyiram jalan untuk mengurangi debu masuk rumah. Rumah makan di pinggir jalan terganggu,” kata Arif.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here