Beranda Jabar Truk Tanah Kembali Menerobos Portal Banci

Truk Tanah Kembali Menerobos Portal Banci

200
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Sopir angkutan tanah dibuat pusing dengan adanya pelarangan truk melintasi jalur Cikalong-Cilamaya akibat adanya portal yang dipasang secara mendadak di ruas jalan tersebut oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

Para Sopir menilai Dinas Perhunbugan sengaja menghalangi Proyek nasional PLTU Cilamaya.

Salah satu sopir Deden mengaku angkutan tanah tersebut adalah untuk Pengurugan proyek PLTU Cilamaya, seharusnya Pemerintah mendukung penuh proyek tersebut bukan malah menghambat proses Pembangunan PLTU yang baru tahap Pengurugan .

“Kami diperintah untuk mengirim tanah namun kami sempat tertahan di portal yang dijaga petugas gabungan,” kata Deden, Senin (15/10).

Sementara Komandan Regu (Danru) Dishub Katawang, Thomas mengatakan ada sekitar 15 armada truk bermuatan tanah proyek Pengurugan meminta untuk melintasi jalur Cikalong -Cilamaya , petugas Dishub dibantu Pol PP Karawang kewalahan untuk menahan laju kemdaraan karena para sopir memaksa, sementara kami yang berjaga harus menurut pada atasan yang melarang truk bertonase melebihi kapasitas melintas jalur tersebut .

“Terus terang kami petugas yang berjaga dari Dishub dibantu Pol PP dari Karawang kewalahan menjaga laju kendaraan truk tanah,” kata Thomas di Pos Darurat Portal Cikalong.

Akhirnya, kata Thomas sebagian truk menerobos Portal yang dijaga petugas selain memacetkan jalan namun juga kewalahan petugas untuk melarang sejumlah truk yang minta untuk bisa melintas jalur tersebut.

“Petugas tak mampu berbuat banyak atas permintaan sopir truk tanah tersebut, sementara atasan melarang karena kondisi portal sendiri tidak permanen,” jelasnya.

Alhasil , sebagain truk akhirnya melintasi portal tang dijaga petugas karena kami petugas tak mampu membendung konvoi truk tanah tersebut.Thomas sendiri mencurigai ada orang kuat yang menyuruh para sopir untuk bisa menerobos portal yang yang sebelumnya dipasang Dishub dan Dinas PUPR Kabupaten Karawang.

“Sebelumnya sempat terjadi, ada sekitar 19 truk minta untuk melintas sehingga terjadi adu mulut antara sopir dan petugas, dan hari ini kembali terjadi minta melintas,” jelasnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here