Beranda Jabar Training Of Trainer (TOT) P4GN di Purwakarta, Ini Kata Kasubag Bin DitReserse...

Training Of Trainer (TOT) P4GN di Purwakarta, Ini Kata Kasubag Bin DitReserse Narkoba Polda Jabar

169
0

Penulis : Wezz

PURWAKARTA, JabarKini.net – Kasubag Bin DitReserse Narkoba Polda Jabar Kompol Susiana Suganda berkesempatan menjadi narasumber di hari kedua kegiatan Training Of Trainer (TOT) P4GN di Kampung Kahuripan Cirangkong, Desa Cirangkong, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Rabu (28/11).

Susiana mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan Training of Trainer (TOT) yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), dan Polres Purwakarta.

“Kegiatan ini, sangat bagus dan positif, karena seenggaknya masyarakat dapat mengerti bagaimana tentang pencegahan bahaya narkoba,” ungkapnya disela-sela kegiatan TOT, Rabu (28/11/2018).

Dijelaskannya, penyalahgunaan narkoba itu tidak hanya karena dia tahu, justru kebanyakan malah ketidaktahuannya. Pasalnya kalau tidak tersentuh itu bakalan terjadi penyalahgunaan narkoba.

“Dengan kita menyentuh dan merangkul masyarakat dengan kegiatan seperti TOT, insyaallah masyarakat akan terhindar dari Penyalahgunaan narkoba,” ucapnya.

Dijelaskannya, wilayah-wilayah yang rawan narkoba atau masuk pada zone merah yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Depok, kalau Bandung sudah jelas kota besar banyak tempat-tempat hiburan malamnya.

“Untuk Kabupaten Purwakarta masih tergolong zona kuning, karena belum begitu dasyat seperti wilayah Jabar bagian Barat,” ujarnya.

Kompol Susiana menambahkan, Narkoba itu tidak akan pernah hilang seperti juga prostitusi selama dunia masih ada, prostitusi dan Judi, disitu pasti ada narkoba juga.

Kenapa ada, karena narkoba kalau kita melakukan secara adil narkoba Itu untuk obat. kalau dimusnahkan hilang dari dunia yang sakit obatnya apa…?

Seperti kita, mau dioperasi dibutuhkan morfin untuk menghilangkan rasa sakit, untuk membius supaya tak ingat bahwa ketika kita di bedah, oleh sebab itu berguna untuk kesehatan dan ilmu pengetahuan.

Jadi selama dunia ada, narkoba tidak akan hilang, yang kita perlu hilangkan penyalahgunaannya, yang kita harus Perangi adalah penyalahgunaan bukan narkoba.

“Karena narkoba ketika kita perlakukan secara adil, itu banyak manfaatnya, salah satunya untuk obat dan untuk ilmu pengetahuan,” pungkas, Kompol Susiana.

Sementara itu, selepas mendapatkan penyuluhan dari berbagai pihak, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Purwakarta melakukan test urine kepada seluruh peserta Training of Trainer (ToT).

Usai dilakukan tes, hasilnya cukup mengejutkan. Pasalnya, ada beberapa yang hasilnya cukup menarik perhatian karena indikator Benzo-nya naik.

Saat dikonfirmasi, Kasat Res Narkoba Polres Purwakarta AKP H Heri Nurcahyo SH mengatakan, naiknya indikator Benzo pada test kit disebabkan yang bersangkutan menggunakan obat-obat warung atau obat dengan resep dokter beberapa hari sebelumnya.

“Indikator Benzo ini bisa naik karena beberap peserta kerap mengonsumsi obat warung. Ada pun secara keseluruhan hasilnya negatif alias tidak ada satu pun yang terbukti mengonsumsi narkoba,” kata Heri kepada koran ini.

Lebih lanjut Heri menyebutkan, dilakukannya tes urine kepada para peserta ToT ini bertujuan untuk mengecek langsung para peserta.

“Jangan sampai peserta ToT yang nantinya menjadi penyuluh narkoba malah positif narkoba. Di samping itu juga sebagai pengalaman dan menambah pengetahuan para peserta tentang proses tes urine,” ucapnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here