Beranda Jabar Tim Pemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin, Copot Banner Jokowi Terpasang Di Angkot

Tim Pemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin, Copot Banner Jokowi Terpasang Di Angkot

205
0

Penulis : Wezz

PURWAKARTA, Jabarkini.net – Alat Peraga Kampanye (APK) Capres No 1 Joko Widodo yang terpasang di angkutan umum dicopot Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.
Pasalnya, pemasangan APK tersebut dilakukan tanpa koordinasi dengan tim pemenangan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, pemasangan APK di Angkot tidak ada instruksi baik dari pusat maupun dan daerah. Akan tetapi, di Purwakarta dan daerah lainnya di Jabar, mulai marak pemasangan banner Jokowi lengkap dengan logo PDIP yang terpasang di kaca angkutan kota.

“Di Purwakarta, banner Pak Jokowi telah terindentifikasi dipasang di kaca 60 angkot. Jumlah ini, diprediksi bisa lebih,” ujar Dedi didampingi Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Purwakarta, Lalam Martakusumah dan Ketua DPC PDIP Purwakarta, Acep Maman, Jumat (16/11/2018).

Karena itu, pada hari ini pihaknya bersama Ketua DPC PDIP Purwakarta, petugas dari Dishub dan Sat Pol PP menertibkan angkot yang ada banner Jokowinya. Kemudian, APK tersebut disobek oleh masing-masing sopir angkot.

Menurut Dedi, pemasangan banner di angkot ini sembarangan. Serta, bukan tempat representasi kampanyenya Jokowi. Dengan adanya APK di kaca angkot ini, khawatir memicu berbagai tafsir di kalangan masyarakat.

Mengingat, koalisi partai pendukung Jokowi-Ma’ruf ini sangat kuat dan solid. Sehingga, ditenggarai banyak pihak yang ingin koalisi ini goyah. Karena itu, kekompakan ini harus tetap terjaga. “Padahal, di koalisi kami tidak ada perintah untuk memasang atribut kampanye di sembarang tempat,” katanya.

Bawaslu Keluarkan Edaran Penertiban Banner

Sebelumnya, melalui surat Nomor: 654/BAWASLU-Prov.JB-14/PM.00.02/X/2018, Bawaslu Purwakarta juga telah mengeluarkan surat edaran tentang penertiban banner (one way) Pemilu 2019 kepada Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Purwakarta.

Dalam edaran tersebut, Bawaslu menulis dasar hukum penertiban tersebut diantaranya; UU 7/2017 tentang Pemilu, UU 22/2009 tentang lalulintas dan angkutan umum, PP 55/2015 tentang kendaraan dan Poin 5 SK Menteri Perhubungan Nomor KM.439/U/Phb-76 tentang penggunaan kaca pada kendaraan bermotor yang menyatakan; Dilarang menempelkan atau menempatkan sesuatu pada kaca-kaca kendaraan bermotor, kecuali jika hal itu dimaksud untuk kepentingan pemerintah yang penempatannya tidak boleh mengganggu kebebasan pandangan pengemudi.

Selain itu, dua peraturan lainnya juga dikutip yaitu; PKPU 33/2018 tentang perubahan kedua atas PKPU 23/2018 tentang kampanye Pemilu dan Perbawaslu 28/2018 tentang pengawasan kampanye Pemilu.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here