Beranda Jabar Temui Jalan Buntu, Ribuan Buruh PT DADA Adukan Nasib Ke Disnakertrans Purwakarta

Temui Jalan Buntu, Ribuan Buruh PT DADA Adukan Nasib Ke Disnakertrans Purwakarta

268
0

Penulis : Wezz

PURWAKARTA, JabarKini.net – Kecewa karena merasa hak nya tak kunjung dipenuhi pihak perusahaan, ribuan buruh PT DADA datangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta. Kamis (8/11/2018).

Dikatakan Cici Sariningsih (40), salah satu karyawan PT DADA, ribuan buruh datangi kantor Disnakertrans dengan berjalan kaki dari lokasi pabrik di sekitaran perempatan lampu merah Sadang, Purwakarta.
Hal itu dilakukan sebagai aksi kekecewaan buruh karena pihak perusahaan sudah melanggar kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

“Janjinya kan pihak perusahaan akan membayar gaji selama satu bulan dan uang makan yang hampir satu tahun pada tanggal 7 November 2018 kemarin, Namun pada nyatanya hanya gaji aja yang dibayar, untuk uang makan tidak terealisasi,” kata Cici dengan nada kesal.

Dia menilai, percuma saja kesepakatan itu dibuat, kalau pihak PT Dada Indonesia masih melanggarnya.

“Dengan tidak dibayarkannya uang makan, berarti pihak managemen perusahaan masih mungkir dari kesepakatan yang telah dibuat,” ucap Cici.

Ditambahkannya, dirinya dan ribuan buruh lainnya saat ini sedang menunggu hasil dari perwakilan buruh yang melakukan mediasi.

Dalam mediasi itu dibicarakan rencana pembayaran pesangon dan uang makan yang belum dibayarkan.
Jika mediasi kembali tak menemukan jalan keluar, buruh PT DADA berencana akan mendatangi kantor Kedutaan besar (Kedubes) Korea Selatan untuk mengadukan pihak perusahaan.

“Kita tunggu hasil dari mediasi di dalam gimana. Jika mengecewakan sesuai rencana sebelumnya kami akan mendatangi kantor Kedutaan Besar Korea di Jakarta. Rencananya kami ke Jakarta akan menggunakan sebanyak 20 bus,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ribuan buruh pabrik, PT DADA, yang hari itu hendak masuk kerja terpaksa tertahan di depan pintu gerbang pabrik di Jalan Raya Sadang, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Rabu, (31/10/2018) lalu.

Ribuan buruh yang didominasi wanita itu kaget dan kecewa setelah pabrik tempat mereka bekerja dalam keadaan kosong dan disegel tanpa pemberitahuan dari pihak perusahaan.
Diduga, pabrik sudah ditinggal kabur pengusaha ke negara asalnya, korea selatan.
(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here