Beranda PURWAKARTA Tahun 2020 APBD Purwakarta Turun 1 Milyar, Tapi Biaya Belanja Meningkat

Tahun 2020 APBD Purwakarta Turun 1 Milyar, Tapi Biaya Belanja Meningkat

126
0

Penulis: Red

PURWAKARTA,jabarkini.net-Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha memastikan, biaya belanja Pemkab Purwakarta ditahun 2020 ini meningkat dari tahun sebelumnya.

Padahal menurut dia, APBD Kabupaten Purwakarta tahun 2020 ini turun, dari yang sebelumnya 2,4 trilyun menjadi 2,3 trilyun. “Kenaikan biaya belanja ini telah sesuai dengan kebutuhan tahun ini. Selain itu untuk memaksimal penyerapan anggaran,” kata Norman saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (3/1/2020).

Dijelaskan, kenaikan biaya belanja tersebut berlaku untuk semua dinas dan lembaga lain yang dijamin undang-undang. Contoh. Untuk Dinas Pendidikan, dari yang diamanatkan undang-undang sebesar 20 persen, ditahun 2020 ini naik menjadi 34 persen. Begitu pula dengan anggaran Dinas Kesehatan, dari 10 persen naikan menjadi 20 persen.

Selain itu, untuk pengawasan internal dan pembinaan pegawai, pembangunan infrastruktur, perbaikan gedung kantor, hingga ke UMKM. “Jadi yang pasti, kenaikan anggaran ditahun 2020 ini akan meningkat,” ujarnya.

Menurut dia, PAD Kabupaten Purwakarta sendiri sebesar 500 milyar. Itu diperoleh dari hasil pajak dan retribusi daerah. “Jadi 500 milyar itu murni PAD dari pajak dan retribusi. PAD sah lah. Dan ini belum termasuk Banprov sebesar 129 milyar,” tandasnya.

Disinggung soal biaya untuk pembangunan jalur lingkar timur Purwakarta, Norman Nugraha mengungkapkan, biaya pembangunan jalur lingkar timur Purwakarta diambil dari APBD Provinsi Jawa Barat. “Untuk jalur lingkar luar sendiri, biaya dari Provinsi. Tapi saat ini fokus sedang ke pembebasan dulu,” ujarnya.(jk2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here