Beranda Ekonomi Pendemo Sebut PT DKI Anggap Buruh ‘Panci Kreditan’

Pendemo Sebut PT DKI Anggap Buruh ‘Panci Kreditan’

7
0

Penulis: Gunawan

SUBANG,jabarkini.netRatusan karyawan PT. Dongan Kreasi Indonesia (DKI), yang berlokasi di Jalan Raya Kalijati-Purwadadi, Kabupaten Subang menggelar aksi unjukrasa didepan pabrik mereka, Rabu (8/7/2020).

Dalam aksinya massa buruh menuntut pihak perusahan bertanggungjawab atas sejumlah permasalahan yang ditimpakannya terhadap buruh, seperti upah kerja yang dicicil, PHK sepihak dan yang krusial, buruh pun mempertanyakan soal pemecatan terhadap pengurus serikat pekerja PT DKI.

“Perusahaan macam apa? Mana hak kami? Mana gaji kami? Masa gaji dicicil. Emang kita ini panci kreditan,” ucap salah seorang peserta aksi melalui pengeras suara saat berorasi diatas mobil bak terbuka.

Selain aksi orasi, para buruh yang didominasi kaum perempuan itu, mengepresikan tuntutannya melalui tulisan diatas kertas karton yang berisi kecaman, kekecewaan dan meminta Pemda dan DPRD Subang turun tangan menyelesaikan masalah tersebut. Para buruh pun berjoget sambil mengacungkan panji serikat pekerja.

Sementara itu ketua Forum Buruh Perempuan Kabupaten Subang, Esti Setyorini yang turut memberikan suport atas permasalahan yang menimpa buruh PT DKI menegaskan, aksi buruh ini dipicu oleh ketidakpuasan atas kebijakan pihak perusahaan yang seakan menyepelekan hak-hak buruh.

“Diperusahaan ini tidak boleh ada serikat pekerja. Ini terbukti semua pengurusnya dikeluarkan tanpa sebab kesalahannya. Selain itu hak-hak pekerja lainnya, seperti pembayaran upah, juga bayak terjadi ketidakberesan,” ujar Esti disela aksi.

Esti pun menyebut, di PT DKI telah terjadi union busting (pemberangusan serikat pekerja) dan meminta pemerintah maupun DPRD segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Oleh karenanya kami meminta pemerintah daerah, bupati, DPRD dan pihak terkait lainnya untuk segera turun tangan membantu menyelesaikan masalah ini. Ini jelas, bahwa di PT DKI telah terjadi union busting,” tegasnya.

Aksi buruh ini dimulai sejak pukul 9:00 Wib. Hingga pukul 13:00 Wib, pihak perusahaan tidak menempakan batang hidungnya. Gerbang pabrik pemroduksi pakaian tertutup rapat. Dijarak yang agak jauh, terlihat beberapa orang petugas keamanan pabrik.

Aksi buruh ini juga mendapat pengawalan dari aparat kepolisian, baik yang berseragam maupun yang tidak. Aksi berjalan kondusif. Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh informasi bagaimana hasil akhir dari demo tersebut.(jk2)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here