Beranda Jabar Sekda Purwakarta : Satpol – PP Harus Minta Maaf ke Buruh PT...

Sekda Purwakarta : Satpol – PP Harus Minta Maaf ke Buruh PT DADA

199
0

Penulis : Wezzz

PURWAKARTA, JabarKini.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta Iyus Permana, menyayangkan tulisan status di akun pribadi facebook salah satu anggota Satpol – PP yang viral pasca ratusan buruk pabrik PT DADA datang ke kantor Pemda Purwakarta (22/11/2018) lalu.

Dalam status facebooknya, akun bernama Koharudin Eko, yang menggunakan seragam Satpol PP menulis “Satpol pp itu polisi paling tabah. Kami tanpa senjata, tanpa pentungan, hanya modal bismillah saja. Kami hadapi
masyarakat yang begitu beringasnya”

Menurut Iyus, Dalam situasi apapun Satpol PP harus tetap bersikap ramah, profesional, tegas, dan humanis kepada masyarakat dalam menjalankan tugas.

“Gak harus nulis kata bringas dalam media sosial Facebook jika ada aksi demo yang dilakukan masyarakat, gak etis lah,” kata Iyus, saat ditemui usai pembukaan TOT narkoba, di Kampung Kahuripan Cirangkong, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Selasa (27/11/2018) kemarin.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengklarifikasi terlebih dahulu kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), dan akan menyerahkan ke dewan jabatan di sana (Satpol PP – red ).

“Saya sarankan kepada yang bersangkutan untuk meminta maaf secara langsung kepada buruh PT Dada Indonesia dengan mendatangi posko mereka. Jangan hanya minta maaf di media sosial, harus gentel donk,” kata Iyus.

Sebelumnya, setelah melihat status yang di unggah Koharudin Eko membuat Elni Susanti, Ketua PUK SPAI FSPMI PT Dada Indonesia dan juga salah satu perwakilan buruh perusahaan itu, merasa kecewa.

“Kami kecewa dengan status itu, Letak bringas nya dimana? Di gambar juga itu kan teman-teman duduk manis kok di bilang bringas,” tanya Elni, saat melihat status facebook yang diunggah pria berseragam Satpol PP itu, Minggu (25/11/2018).

Elni mengaku, Sampai saat ini pihaknya masih fokus ke perjuangan untuk hak para buruh, apabila memang ada yg nyinyir mudah-mudahan diberikan kesadaran.

“Saat ini saya berusaha menenangkan teman-teman agar tidak emosi terhadap status yang bikin konsen perjuangan kami buyar, kerena teman-teman ini pada emosi pak, atas status Koharudin Eko di facebook. Kami mau lihat dulu pak, yang bikin status tersebut mau datang ga ke posko perjuangan kami, kalau tidak ya terpaksa kami akan lapor polisi,” pungkasnya. (jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here