Beranda Jabar Satpolairud Karawang, Ikut Mencarj Keberadaan Kapal Tangker Yang Hilang

Satpolairud Karawang, Ikut Mencarj Keberadaan Kapal Tangker Yang Hilang

115
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud)  Polres Karawang, hingga siang ini terus ikut mencari kapal tanker MT Namse Bangdzod yang bermuatan crude palm oli (CPO)   yang dilaporkan hilang kontak di Tanjung Karawang, kemarin Senin (7/1) .

“Setelah mendapat laporan adanya kapal tanker bermuatan minyak sawit di Tanjung Karawang, kami langsung ikut menyusuri perairan Utara Karawang, ” kata Kasat Polairud AKP Sitorus,  Selasa (8/1).

Selain mengetahkan 11 personil Polairud,  kata Sitorus,  juga kami bekerjasama dengan nelayan atau  kapal Pertamina untuk segera malaporkan dan menginformasikan segera apabila melihat dan menemukan kapal tangker yang dikabarkan hilang.

“Kami mengerahkan 11 personil dengan menggunakan kapal patroli berukuran 300 PK,  dan bekerjasama dengan nelayan, ” katanya.

Hingga saat ini,  kapal tangker belum diketahui keberadaannya yang membawa anak buah kapal 11 orang dan 1 nahkoda,dan
terus menyusuri sepanjang perairan Karawang untuk mencari keberadaan MT Namse Bangdzod .

“Pencarian masih terus dilakukan hingga saat ini, ” tandasnya.

Berdasarkan informasi diterimadari Basarnas Pusat,  kapal tanker MT Namse Bangdzod hilang kontak di posisi terakhir di perairan ujung Karawang arah Tanjung Priok. Belum diketahui penyebab hilang dan tidak bisa dipantaunya kapal tersebut.

Kapal tanker MT Namse Bangdzhod dengan GT/NT 1128 merupakan kapal berbendera Indonesia. Kapal ini dioperasikan oleh PT Surabaya Shipping Lines yang berkantor pusat di Surabaya.

Kapal tersebut dinakhodai Muhammad Asdar Wijaya dengan anak buah kapal sebanyak 11 orang, yaitu Yanuardin Mendrofa dan Husni Mubarak sebagai mualim, Andi Tasyriq sebagai KKM, Satria Idam Sulistio dan Bambang Mulyono sebagai masinis, Agustinus Piter, Asrun Suriansa dan Dahar sebagai juru mudi, serta Wardani, Ardiyanto dan Dwi Wahyu Sabtono sebagai juru minyak.

Kapal tanker MT Namse Bangdzhod bertolak dari Sampit pada tanggal 27 Desember 2018. Sesuai dengan jadwal, seharusnya sudah sampai di Pelabuhan Tanjung Priok. Namun, hingga kini belum diketahui keberadaannya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here