Beranda Jabar Ruksak dan Hilangnya APK, Bawaslu Purwakarta Terjunkan Tim Patroli Pengawasan

Ruksak dan Hilangnya APK, Bawaslu Purwakarta Terjunkan Tim Patroli Pengawasan

157
0

Penulis : Wezz

PURWAKARTA, JabarKini.net – Menyusul adanya laporan dugaan perusakaan Alat Peraga Kampanye(APK) yang terjadi di beberapa wilayah di Kab Purwakarta, Bawaslu setempat menerjunkan tim untuk melakukan giat patroli pengawasan.

“Iya, kita mulai intensifkan giat patroli pengwasan. Khususnya terhadap APK,” ujar Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Purwakarta, Oyang Este Binos, Selasa (9/1/2019)

Menurutnya, awal 2019 pihaknya telah mendapat laporan dugaan perusakan APK. Sayangnya, terduga pelaku perusakan tersebut tidak diketahui. Padahal ketentuannya saat dilaporkan, nama terlapor juga harus dicantumkan. Akibatnya laporan tersebut tidak bisa ditindaklanjuti.

“Mengantisipasi hal serupa, makanya kita giatkan patroli pengawasan,” tegasnya.

Secara teknis, patroli pengwasan ini bukan hanya melibatkan Bawaslu Kabupaten, tapi juga seluruh unsur pengawas di tingkat kecamatan dan desa. Mereka berkeliling ke sejumlah lokasi tempat dipasangnya APK. Patroli juga difokuskan terhadap APK yang dipasang di tempat sepi maupun di tempat ramai yang jadi basis kontra pemilik APK.

“Selain terhadap APK, patroli pengawasan juga dimaksudkan untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu lain seperti kampanye di tempat ibadah dan gedung pemerintah, politik uang, maupun politisasi SARA,” urai Binos.

Menyangkut APK tersebut, Bawaslu kabupaten, melalui Gakkumdu juga saat ini sedang memproses laporan perusakan APK. Laporan disampaikan oleh pengurus Partai Demokrat.

“Betul. Saat ini masih proses klarifikasi terhadap pelapor dan saksi,”

Perusakan terhadap spanduk dan bendera ini terjadi di Desa Lebakanyar Kecamatan Pasawahan.

Sebelumnya perusakan sempat terjadi di wilayah Desa Mekarsari dan Legoksari, Kec Darangdan.
Pada Sabtu (5/1/2018) dinihari lalu. Masyarakat sekitar kaget saat mengetahui baligho, sepanduk dan bender caleg dukunganya sudah rusak. Bahkan, ada sebagian yang hilang.

“Malam masih ada. Prediksi kami (perusakan APK) dilajukan pada pukul 2 dan 3 dini hari,”ujar Sony warga Desa Legoksari.

Dikatakan warga lainya,Ujang (37), memastikan jika perusakan APK bukan dilakukan masyarakat setempat. Namun oknum yang diduga dari kubu calon lain yang sengaja ingin berbuat onar. Untung saja, warga tidak terpancing.

“Sebelumnya kami siap untuk bergerak mencari pelakunya. Tapi kami ditahan pihak terkait dan meminta tidak terpancing,”ujarnya. (jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here