Beranda Hukrim Putusan Majelis Lebih Berat dari JPU, Ketua LSM Pendekar Subang Divonis 1,8...

Putusan Majelis Lebih Berat dari JPU, Ketua LSM Pendekar Subang Divonis 1,8 Tahun Penjara

165
0

Penulis: Red

SUBANG,jabarkini.net-Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Subang menjatuhkan putusan 1 tahun 8 bulan penjara terhadap ketua LSM Pendekar, Wahyudin. Vonis tersebut lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang pada sidang sebelumnya menuntut 1 tahun penjara.

Atas putusan tersebut, kuasa hukum terdakwa Wahyudin Irwan Yustiarta mengajukan banding. “Secara etika kami mengajukan banding kalau harus pikir-pikir itu tidak profesional,” ujar Irwan kepada wartawan seusai menjalani persidangan di PN Subang, Kamis (16/1/2020).

Irwan menyebutkan, putusan tersebut tidak berdasar pada fakta persidangan. Contoh, putusan majelis adalah komulatif antara perusakan dan kepemilikan senpi jenis air softgun. Namun kenyataan, putusan tersebut hanya berdasar pada satu orang saksi dalam persoalan senpi saja. Dan itupun tidak didukung oleh saksi lainnya.

“Dikasus ini sudah jelas, bahwa terdakwa hanya melakukan perusakan dan tidak menggunakan senjata (senpi). Dan itu sudah dibantah oleh terdakwa sendiri. Lalu kenapa hanya kepemilikan senjata ini yang dijadikan dasar,” kata Irwan.

Irwanpun menilai, hukuman yang dijatuhkan majelis hakim tidak berpijak pada keadilan sesungguhnya. Keadilan yang sedianya setara bagi siapapun faktanya hanya berdasar pada tendensi.

Dicontohkan, dalam kasus kepemilikan senpi anak Bupati Majalengka hanya di vonis 2 bulan penjara, tapi terhadap Wahyudin yang notabene masyarakat biasa justru lebih berat.

“Sudah jelas klien kami ini tidak menggunakan senjata api dan senjata tajam apalagi sampai membunuh atau melukai orang. Tapi kenapa vonisnya malah berat,” katanya.

Perlu diketahui, kasus yang menyeret LSM Pendekar Subang bermula dari dugaan perusakan pagar Seng di Kantor PT Shimizu, di Kecamatan Sukasari dan Baching plant, di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang pada 13/7/2019, lalu.

Polisi pun menyeret 22 orang anggota LSM tersebut. Selain mengamankan para terduga, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam perusakan itu. Yakni 1 (satu) pucuk air softgun, 2 (dua) bilah Samurai, 2 (dua) bilah Sangkur ukuran kecil 15 cm dan 1 (satu) botol Arak besar cap Orang tua.

Lalu ada juga 2 (dua) pasang Plat Nomor Roda 4 (empat) (plat merah dan preman) dan kendaraan roda 4, yaitu merk Nissan X trail, Nomor polisi (Nopol) D 1686 TJ, Toyota Rush, Nopol T 1846 OY, Calya warna putih, Nopol T 1438 UC dan Terano warna hitam, Nopol DK 261 BL.(jk2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here