Beranda Jabar Polisi Gerebek Gudang Pangan Kadaluarsa

Polisi Gerebek Gudang Pangan Kadaluarsa

154
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Satreskrim Polres Karawang menggerebek gudang berisi bahan baku pangan ilegal di Desa Pangulah Selatan,  Kecamatan Kotabaru,Karawang, puluhan kantong bahan baku disita sebagai barang bukti.

Kapolres Karawang,  AKBP Slamet Waloya mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang gudang penyimpanan pangan mencurigakan di wilayah tersebut. Setelah mendapat laporan itu, petugas melakukan investigasi terhadap pemilik dan legalitas barang yang diedarkan.

“Kami dapat laporan dari masyarakat, terus kami selidiki. Ditemukan pukuhan kantong produk bahan baku yang tak punya izin edar. Artinya tidak dijamin kesehatannya,” kata Slamet Waloya,  Kamis (29/11) dilokasi penggerebekan.

Slamet menjelaskan selain tanpa ijin edar bahan baku pangan pembuat Seblak juga sudah kadaluarsa, bahan pangan olahan beku dapat membahayakan untuk kesehatan  juga ditemukan bahan baku olahan siap edar.

“Barang-barang tersebut merupakan pangan berbentuk pangan olahan beku yang sudah kadaluarsa dan siap diracik, ” tandasnya.

Dari hasil penyelidikan dan pengakuan pemilik,  kata Kapolres kegiatan ilegal itu telah berjalan lama dan mengedarkan pangan tersebut ke sejumlah  pedagang seblak di Karawang dan sekitarnya. Sedangkan bahan baku pangan kadaluarsa tersebut dikirim dari wilayah Cibitung, Bekasi. Bahan baku pangan tersebut dibeli lebih murah dari harga pasar.

“Untuk mengedarkan barang tersebut, pelaku melabel ulang serta mengemas kembali barang yang akan diedarkan. nilai keekonomiannya lebih mahal dari harga awal ,” paparnya.

Seluruh pangan ilegal tersebut diamankan dan gudang penyimpanan bahan baku pangan di pokice line untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara pemilik gudang belum ditetap tersangka karena masih dimintai keterangan.

“Gudang dan barang dipolice line, sementara bpemilik barang masih dimintai keterangan untuk mendalami barang kadaluarsa tersebut, ” pungkasnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here