Beranda Jabar PKB Purwakarta Desak KPU Segera Tindak Dua Caleg Diduga Masih Aktif Sebagai...

PKB Purwakarta Desak KPU Segera Tindak Dua Caleg Diduga Masih Aktif Sebagai Aparatur Desa

170
0

Penulis : Wezz

PURWAKARTA, Jabarkini.net – DPC PKB Purwakarta meminta KPU setempat segera bertindak tegas terhadap dua Caleg dari dua Parpol berbeda yang diduga masih aktif sebagai aparatur Pemerintah Desa.

Diketahui, kedua Caleg tersebut kini sudah masuk DCT dalam Pemilu 2019 dan mengikuti tahapan kampanye.

“Caleg dari perangkat desa sudah diatur dalam PKPU. Dan Kalo memang sudah terbukti TMS coret saja, sama seperti caleg dari Parpol Berkarya dan PKB kemarin,” kata Sekretaris Jendral (Sekjen) DPC PKB Purwakarta, Usep Solihin, melalui pesan singkatnya, Kamis (15/11/2018) kemarin.

Usep menegaskan, sebagai penyelenggara pemilu, KPU wajib bersikap fair dalam menindak lanjuti segala bentuk temuan atau dugaan yang sifatnya mencederai pemilu.

“KPU harus bersikap Adil,” tegas Usep.

Diketahui, Sumarna merupakan sekdes Cikeris Kcamatan Bojong. Saat ini maju sebagai caleg dari Partai Demokrat. Sedangkan Linda Nurdiana, Ketua Bumdes Paswahan Kulon ikut berkompetisi menuju gedung wakil rakyat melalui Partai Gerindra. Keduanya sudah masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2019 yang dikeluarkan KPU.

Padahal dalam PKPU 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Legislatif, perangkat desa disyaratkan harus mundur jika ikut mencalonkan diri. Karenanya kuat dugaan, keduanya belum melampirkan surat pengunduran diri sehingga berpotensi TMS (Tidak Memenuhi Syarat) dan harus dicoret oleh KPU dari DCT.

Sebelumnya, KPU juga telah mencoret dua caleg dari DCT, Angga dan Lukman, caleg PKB dan Berkarya karena belakangan diketahui keduanya TMS.

Diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kab Purwakarta soroti Caleg karena diduga masih beraktifitas sebagai aparatur Desa.
Jika hal itu terbukti, maka ke tiga Caleg tersebut dianggap telah melanggar PKPU dan terancam dicoret dari konsestansinya sebagai Caleg di Pemilu 2019 nanti.

Dikatakan Kordiv Penindakan Bawaslu Purwakarta, Siti Nurhayati, hingga saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi terkait dugaan Caleg yang diduga masih aktif sebagai aparatur pemerintahan desa tersebut.

“Caleg dari perangkat desa diatur dalam PKPU Nomor 20 tahun 2018 bagian ketiga pasal 7 huruf k nomor 2 dan 3. Dan jika tiga caleg ini terbukti masih beraktivitas sebagai aparatur pemerintahan desa maka sanksi yang akan diberikan sanksi administrasi berupa pencoretan,” kata Siti.
(8/11/2018) lalu.

Meski demikian, saat ini perkara dugaan tersebut ranahnya masih berada di masing masing Panwaslu kecamatan sebagai temuan.

Dan jauh sebelum ke ranah pencoretan pihaknya, sambung dia, ada beberapa hal yang memerlukan pengkajian secara mendetail terlebih dahulu.

“Kita tidak bisa mencoret begitu saja, Kita lihat dulu BB1 dan BB2 nya, lalu lihat surat pengunduran dirinya apakah ada, setelah itu kita lihat juga surat balasan tentang pengunduran diri tersebut,” jelas Siti.
(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here