Beranda Jabar Pertagas Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan di Cilamaya

Pertagas Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan di Cilamaya

172
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – PT Pertamina Gas Western Java Area (Pertagas WJA) menggandeng Kelompok Tani Saluyu di Cilamaya ,Kecanatan Cilamaya Wetan,Karawang, dalam mengembangkan konsep pertanian ramah lingkungan dalam pola tanam padi .

“Melihat hasil panen hari ini, kami semakin terdorong untuk tetap mendampingi agar Gapoktan agar benar-benar berdaya, guna dalam pola tanam padi ” ujar Direktur Teknik dan Operasi Pertagas Rosa Permata Sari, Senin (28/10) pada saat mengikuti panen padi di Desa Sukatani, Cilamaya, Karawang.

Dalam pola tanam yang diyerapkan pada gabungan kelompok tani Panen,Partagas menerapkan sistem mengurangi penggunaan bahan kimia hingga 50 persen, dan memberikan edukasi bagaimana upaya membuat pupuk organic dan sekaligus mengoptimalkanpemakaiannya pada akhirnya menjadi sawah organik.

“Kita ingin membantu peningkatkan produktiftas para petani di sekitar area operasi kami, namun di sisi lain kami ingin mengedukasi akan pentingnya upaya kita menjaga kelestarian lingkungan hidup,” papar Rosa

Ketua Gapoktan Saluyu, Aep Endang Sudrajat mengatakan bahwa kehadiran Pertagas berhasil meningkatkan semangat para petani di kelompoknya untuk tetap produktif bercocok tanam.

Aep menambahkan , masalah utama yang dihadapi oleh kelompok tani adalah karena tidak adanya kepemilikan lahan. Di sisi lain, petani juga dihadapkan dengan tingginya biaya pupuk jika harus bergantung pada pupuk kimia.

“Pertagas mendampingi kami untuk secara bertahap mengurangi pupuk kimia. Kami diajari membuat pupuk organic dan memanfaatkannya secara optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut Aep, penggunaan pupuk organic terbukti tidak mengurangi produktifitas lahan sawah hasil panen ini diprediksi capaian pada musim panen pertama ini bisa mencapai 6 sampai dengan 7 ton per hektar.

“Hampir sama dengan pupuk kimia. Namun nilai positifnya, tingkat keasaman lahan semakin baik dan PH-nya mulai normal, tidak asam,” jelasnya.(jl3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here