Beranda Jabar PERMATA Tuding, Pembangunan di Purwakarta Belum Merata

PERMATA Tuding, Pembangunan di Purwakarta Belum Merata

199
0

Penulis : Wezz

PURWAKARTA, JabarKini.net – Perhimpunan Mahasiswa Purwakarta (PERMATA) minta pembangunan di Kabupaten Purwakarta merata hingga ke pelosok atau pinggiran kota Purwakarta.
Selama ini, pembangunan cenderung dipusatkan di wilayah perkotaan dan hanya sedikit wilayah pinggiran yang tersentuh pembangunan.

“Ini sangat miris. Hari ini purwakarta yang dikatakan istimewa itu masih ada desa yang terisolir bahkan belum bisa menikmati apa itu jalan leuncir yang di gembor-gemborkan oleh bupati purwakarta sebelumnya dan dilanjutkan oleh istrinya sekarang sebagai bupati terpilih,” ujar Sekretaris Umum PB PERMATA, Septio Ali Reza. Sabtu (8/12/2018).

Lanjut dia, hal ini menandakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah daerah sangat belum merata dan banyak kekurangan.

“Jalan dan jembatan menuju tiga desa di sukasari, ini harus segera dibangun sebuah infratruktur agar masyakat dari tiga desa terebut bisa menikmati sehingga berdampak pada roda perekonomian dari masyarakat di desa setempat,” kata Septio.

Ia menambahkan, PB Permata mendesak agar pembangunan infrastruktur di tiga desa di kecamatan sukasari ini penjadi program prioritas dan segera dibangun oleh  pemda Purwakarta.

“Apa lagi jika kita melihat Visi misi bupati terpilih tersebut dalam 9 tarekah poin terakhir 9 itu menjelaskan tetang pembangunan infrasruktur, jadi sudah seharunya itu dijalankan bukan sekedar wacana apa lagi pencitraan yang dilakukan oleh bupati sebelumnya yang menyatakan bahwa Purwakarta jalannya leuncir tapi realitanya masih ada yang belum menikmati apa itu jalan leuncir,” tegas Sekretaris Umum PB Permata itu.

Seharusnya, lanjut dia, membangun itu jangan hanya di pusat-pusat saja, harus diawali dari pinggiran agar perekonomian masyarakat khususnya pingingiran semakin berkembang.

“Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Jadi Pemkab harus prioritaskan jalan dan jembatan menuju tiga desa yang masih terisolir itu,” pungkasnya. (jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here