Beranda Jabar Penyelamatan DAS Citarum, Menteri LHK Ajak Jaga Citarum

Penyelamatan DAS Citarum, Menteri LHK Ajak Jaga Citarum

117
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Penyelamatan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, MenteriLingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, mengajak masyarakatJawa Barat,  untuk menanam  pohon seumur hidup untuk menyelamatkan anak cucu .Karena jika sudah kritisakan muncul hal-hal yang kurang baik, seperti banjir, longsor, dan kekeringan

.”Penanganan gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai,  yang perlu dijaga keberadaannya dan fungsinya, ” dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Pemulihan DAS 2018, di Desa Jomin Timur,  Kecamatan Kotabaru,  Karawang,  Sabtu (29/12).

Dijelaskannya, saat ini luas lahan kritis di Indonesia adalah sekitar 14 juta Ha, dimana di provinsi Jawa Barat seluas 911.192 Ha (6,51 persen) dari wilayah Jawa Barat.Kalau tidak segera ditangan bersama maka musibah banjir dan kekeringan akan terus tetjadi.
Terutama penanganan DAS wilayah hulu.

“Jika sudah kritis seperti ini akan muncul hal-hal yang kurang baik, seperti banjir, longsor, dan kekeringan. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak tersebut dilakukan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan, utamanya berupa penamanan pohon dan pembuatan bangunan-bangunan teknis pencegah erosi dan sedimentasi,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya aksi penyelamatan DAS Citarum di wilayah hulu hingga hilir , karena hulu DAS yang sangat berperan untuk mencegah terjadinya banjir dan longsor.
Upaya rehabilitas Citarum oleh semua stakeholder, kata Menteri Siti dapat berhasil, apabila dilakukan secara tepat dalam perencanaannya, pemilihan jenis, pembibitan, waktu penanaman, pemeliharaan, hingga tepat pemanenan.

“Dengan menanam pohon seumur hidup, semangatnya kita dapat membangun hutan di rumah kita, jadi mari kita tanami sebanyak-banyaknya, jadikan DAS sebagai rumah kita, jadikan DAS kita rumah kita,” ajaknya .

Selain itu, untuk mencegah kerusakan DAS, Menteri Siti juga mengimbau seluruh pihak, agar dapat memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) di DAS dengan baik, serta mempertimbangkan berbagai kepentingan dalam pengelolaannya.

“Ada untuk keperluan menjaga hulu, menahan erosi, tapi di bagian bawahnya, ada untuk keperluan kehidupan masyarakat, terutama di bagian tegakan hutan yang sudah tipis, bisa digunakan untuk akses Perhutanan Sosial,” terangnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here