Beranda Jabar Pengurus Masjid Kembali Dapat Kiriman Tabloid Indonesia Berkah

Pengurus Masjid Kembali Dapat Kiriman Tabloid Indonesia Berkah

169
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Pengurus masjid Nurul Huda, di Dipo Barat Rt 01/022 ,Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat,  mendapatkan kiriman paket berisi  Tabloid Indonesia Barokah sebanyak 2 exemplar.  Tabloid tersebut berisi 16 halaman dengan berbagai artikel konten mengenai politik.

Penguruh masjid Nurul Huda,Rimmuslim Sulaeman (51) mengatakan  mengatakan tabloid itu dikirimkan melalui jasa pos giro  pada Jum”at kemarin,  dengan bungkus amplop berwarna coklat dengan alamat tertulis lengkap.

“Sebelum Jum’atan ada kiriman amplop melalui jasa pos, dengan alamat sesuai yang tertera pada alamat pengiriman,dan itu persis alamat masjid, ” Sulaeman,  Sabtu (26/1).

Sulaeman menjelaskan, setelah dibuka isi amplop berisi tabloid dua exsemplar, tadinya dikira bantuan berupa kebutuhan masjid atau buku tentang agama. Dia mengaku tidak terlalu jauh membaca isi tabloid tersebut.

“Tadinya dikira buku tentang agama,  ternyata tabloid isinya politik, “jelasnya.

Menurut Sulaeman , pengurus masjid tak sempat membaca tabloid tersebut. Namun dalam amplop tersebut tertera portofolio  cap pos pengirim dari Jakarta Selatan dan alamat redaksi di Jalan Haji Kerenkemi, Kampung Rawa Bacang, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Ia sendiri sebelum datangnya kiriman tabloid tersebut, pernah kedatangan orang tidak dikenal menulis alamat masjid, namun tidak sempat menyakan identitasnya.

“Sebelum ada kiriman tabloid sempat ada yang mendata alamat masjid, namun tidak dikenal, ” tandasnya.

Sementara Ketua Rt 01/022, Maman Sumarman mengatakan pengurus masjid kaget bahwa isi paket tersebut merupakan tabloid yang berisi dengan konten politik. Karena itu, pengurus masjid melaporkannya ke RT setempat dan diteeuskan ke pihak panitia pengawas di tingkat kecamatan.

Menurut dia, isinya dikhawatirkan bisa menimbulkan potensi mengadu domba antar umat Islam, sehingga amplop berisi tabloid tersebut langsung dilaporkan ke panwascam.

“Kami khawatir kejadian ini seperti tabloid Obor Rakyat tahun 2014 lalu bisa menimbulkan polemik di masyarakat,” ujarnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here