Beranda Jabar Pedagang Resah Relokasi Pasar Cilamaya Dihargai Rp 10 Juta

Pedagang Resah Relokasi Pasar Cilamaya Dihargai Rp 10 Juta

234
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Rencana relokasi pedagang Pasar Cilamaya Karawang Jawa Barat tidak urung mulai menimbulkan kekhawatiran warga pasar.

Pasalnya, sebelum para pedagang bisa menempati kios sementara itu, terlebih dahulu diharuskan membayar uang sebesar Rp 10 juta dengan dua kali membayar.

“Sebelum pindah ke pasar sementara, para pedagang diminta uang oleh pengembang sebanyak 10 juta. Bayar dimuka 5 juta, dan 5 jutanya dilunasi setelah satu minggu berada dilokasi. Bila tidak bayar maka tidak akan dikasih jatah toko atau los,” ungkap Endang pedagang kelontongan, Sabtu (20/10/2018) saat ditemui dipasar.

Kini beberapa pedagang mulai mengeluh dan mempertanyakan peruntukan uang sebesar itu. Di sisi lain, toko atau kios sementara itu luasnya hanya 2X2 Meter sehingga kondisinya dipastikan bakal cukup panas, dan ini membawa dampak tidak baik terhadap barang dagangan.

“Uang 10 juta katanya untuk boking Vi bukan DP pembelian kios, kan aneh, rugi dong para pedagang, uang 10 juta bukan sedikit,” kata Endang.

Menurutnya, pedagang membutuhkan sarana perdagangan yang nyaman. Jika memang pemerintah belum siap untuk memberikan tempat jualan sementara yang layak, harusnya ada komunikasi. Tempat relokasi yang kini tengah dikerjakan oleh PT Barokah Putra Delapan dinilai asal-asalan, jika melihat model bangunan yang demikian.

“Apalagi ini harus bayar 10 juta. Bukannya tempat relokasi itu menjadi tanggung jawab pihak pemborong. Kalau diminta uang kesannya seperti menjual kios sementara,” kata Endang.

Senada dikatakan Aldo penjual daging sapi, pedagang tidak bisa pindah ke lokasi relokasi sebelum bayar 10 juta. Hal ini tentu membuat para pedagang resah.

“Kami sebagai pedagang merasa keberatan. Tidak seharusnya relokasi bayar. Ini harus diluruskan. Sebetulnya uang sebesar itu untuk apa,” singkatnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here