Beranda Jabar Ngawur, Rumah Dinas Bupati Diubah Jadi Galeri

Ngawur, Rumah Dinas Bupati Diubah Jadi Galeri

202
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Perubahan fungsi rumah dinas Bupati Karawang menjadi galeri seni dan budaya itu kebijakan ngawur. Apalagi anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan galeri tersebut tidak sedikit, mencapai Rp5,8 miliar.

“Lagi-lagi kebijakan ngawur. Ini menandakan kalau perencanaan pembangunannya amburadul, tidak terkonsep dengan baik,” kata Ketua LSM Lodaya Nace Permana, Kamis (8/11)

Selama ini, kata dia, pembangunan di Karawang terkesan dadakan, didasarkan atas benak Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Bukan disesuaikan dengan perencanaan pembangunan yang tercatat dalam RPJMD.

“Jadi saya semakin curiga kalau pembangunan selama ini semaunya bupati, dan mengesampingkan perencanaan dan blue print penbangunan Karawang,” kata dia.

Menurut Nace, pembangunan galeri seni dan budaya di rumah dinas bupati itu ngawur. Sebab secara otomatis nantinya fungsi bangunan akan berubah, tidak lagi sebagai rumah dinas bupati, tapi akan jadi galeri.

Dengan begitu, Pemkab Karawang tidak akan mempunyai rumah dinas bupati. Padahal beberapa tahun ke depan, bupati pasti akan berganti, dan bupati pengganti Cellica pun nantinya berhak menempati rumah dinas bupati.

“Oke kalau sekarang rumah dinas bupati tidak ditempati, karena Cellica memilih menempati rumah dinas wakil bupati. Tapi bupati pengganti Cellica, belum tentu memilih menempatu rumah dinas wakil bupati seperti Cellica,” katanya.

“Jadi lagi-lagi saya tegaskan kalau kebijakan perubahan fungsi rumah dinas bupati menjadi galeri seni dan budaya itu ngawur dan salah kaprah,” ujar Nace menambahkan.

Ia juga merasa heran terkait lolosnya pembangunan galeri seni dan budaya di rumah dinas dalam pembahasan anggaran. Padahal pembahasannya itu melalui anggota DPRD.

“Ini juga mengherankan, kok bisa kegiatan pembangunan yang ngawur itu disetujui para anggota legislatif,” ujarnya.

Jika Pemkab Karawang serius mengembangkan seni dan budaya, kenapa tidak dilakukan di komplek Kampung Budaya? Itu dinilai Nace lebih pas daripada mengubah fungsi rumah dinas bupati menjadi galeri seni dan budaya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Karawang, Asep Hajar, mengakui kalau rumah dinas Bupati Karawang akan ditata menjadi galeri seni dan budaya.

“Itu akan dijadikan galeri dan akan menjadi tempat pariwisata di Karawang,” ujarnya

Asep mengatakan, kondisi bangunan rumah dinas bupati sudah rapuh, jadi ini sudah direncanakan untuk dibuatkan galeri seni dan budaya.

“Nantinya jadi tempat hiburan, tujuannya untuk pariwisata bagi tamu-tamu dan masyarakat Kabupaten Karawang,” katanya.

Galeri tersebut nantinya akan difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk pagelaran seni dan lain-lainnya.

Saat ini pembangunannya sudah dimulai. Anggaran pembangunannya bersumber dari APBD Karawang senilai Rp5.871.176.000.

Kegiatan pembangunannya dilaksanakan PT Toga Sarana Infrastruktur Indonesia dengan kontrak kerja 65 hari, mulai 23 Oktober hingga 26 Desember 2018.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here