Beranda Nasional Ini 4 Syarat Sekolah Yang Ingin KBM Tatap Muka

Ini 4 Syarat Sekolah Yang Ingin KBM Tatap Muka

11
0

Penulis: Red/*

JAKARTA,jabarkini.net-Pandemi korona telah memberikan dampak yang signifikan diberbagai aspek kehidupan. Tak terkecuali dunia pendidikan.

Imbasnya, segala aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah diberhentikan sejak munculnya kasus pertama virus corona.

Kegiatan belajar tatap muka di sekolah diganti dengan belajar di rumah secara daring. Kondisi ini berlangsung lama, tanpa ada kepastian kapan akan mulai masuk sekolah lagi.

Namun kini, Kemendikbud merilis jadwal masuk sekolah ajaran baru tahun 2020/2021. Yaitu, Senin 13 Juli 2020, ditetapkan sebagai awal dimulainya tahun ajaran baru.

Penetapan tanggal tersebut berlaku untuk seluruh jenjang PAUD/TK, SD, SMP dan SMA/SMK.

Namun demikian, Mendikbud Nadiem Makarim menegaskan, proses belajar mengajar tatap muka hanya dipersilahkan pada daerah yang berstatus zona hijau.

Sedangkan untuk daerah zona kuning, oranye, dan merah, tetap dilarang melakukan pembelajaran secara tatap muka.

Namun menurut Menteri Nadiem, jika memang ada sekolah yang menghendaki kegiatan belajar secara tatap muka, terdapat 4 syarat yang wajib diaksanakan.

Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan Belajar dari Rumah secara penuh,” tegas Mendikbud.

Berikut syarat-syaratnya:

1. Kabupaten/kota harus zona hijau

2. Pemerintah daerah harus setuju

3. Sekolah harus memenuhi semua daftar periksa dan siap pembelajaran tatap muka

4. Orangtua murid setuju pembelajaran tatap muka

Selanjutnya Menteri Nadiem memberikan penegasan terkait adanya pengecualian bagi siswa yang bisa masuk sekolah.

Tahapan yang bisa menyelenggarakan kegiatan secara tatap muka adalah jenjang SMP ke atas.

Hal ini berarti untuk jenjang PAUD dan SD belum bisa melaksanakan KBM secara tatap muka meski berada di kawasan zona hijau.

“Kita telah mengambil keputusan bahwa zona hijau yang boleh menyelenggarakan pembelajaran tatap muka,” ujarnya.

Dijelaskan, ada 3 tahap sekolah dibuka:

1. Tahap I

Pembelajaran tatap muka hanya bisa diikuti oleh siswa jenjang SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, MTs, paket B.

2. Tahap II

Pada tahap kedua ini akan dilakukan dua bulan setelah tahap I yakni bagi jenjang SD, MI, Paket A dan SLB.

3. Tahap III

Dilaksanakan dua bulan usai tahap II yaitu untuk jenjang PAUD formal (TK, RA, TKLB) dan non formal.

“Jadi, siswa PAUD akan bisa masuk sekolah jika sudah lima bulan dari sekarang. Itu juga syaratnya harus berada di zona hijau,” terang Nadiem.(jk2)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here