Beranda Jabar Misa Malam Natal di Gereja Katolik BPA Pamanukan Dijaga Banser

Misa Malam Natal di Gereja Katolik BPA Pamanukan Dijaga Banser

151
0

Penulis : Gunawan

SUBANG, jabarkini.net – Misa malam Natal di Gereja Katolik Bunda Pembantu Abadi (BPA), di Jalan Eyang Tirtapraja No.30 Pamanukan, Kabupaten Subang, Selasa (24/12/2019), mendapat pengawalan dari ormas Islam, GP Ansor (Banser).

Ketua GP Ansor Kabupaten Subang, Ustad Asep Alamsyah HD mengatakan, anggota Banser yang diturunkan khusus menjaga jalannya perayaan Natal tahun 2019 ini sebanyak 220 orang. Mereka disebar di 25 Gereja yang ada di Kabupaten Subang. Khusus yang di Gereja Katolik BPA terdapat 20 orang.

“Ini sebagai bentuk teloransi kami dalam menjaga kerukunan antar umat. Terlebih ini didaerah kami sendiri. Jadi, kami hanya ingin Subang ini aman damai. Jadi, teloransi antar umat tentunya harus kita jaga bersama,” kata Ustad Asep di depan Gereja Katolik (BPA).

Menurut Ustad Asep, keterlibatan ormas Islam yang dipimpinannya dalam menjaga perayaan Natal rutin dilakukan setiap tahunnya. “Ini sebenarnya sudah menjadi kegiatan rutin. Ada atau tidak ada perintah dari atasan kami akan tetap melaksanakan pengawalan ini. Kami hanya ingin saudara-saudara kita yang umat nasrani bisa beribadah dengan tenang,” ujarnya.

Keberadaan Banser yang turut serta menjaga jalannya ibadah misa di Gereja Katolik BPA ini, juga mendapat apresiasi dari pihak Gereja dan para jemaat. Ny. Vivi, salah satunya. Dia mengaku bangga dan terharu dengan perhatian yang diberikan ormas Islam tersebut.

“Yang pasti saya sangat berterima kasih atas perhatiannya. Saya juga benar-benar terharu. Tidak bisa berkata banyak selain ucapan terima kasih,” katanya.

Misa malam Natal di Gereja Katolik BPA kali ini dipimpin oleh Romo Yohanes Hario Kristo Wibowo dan diikuti sekitar 400 jemaat. Acara berlangsung sekitar 2 jam. Dimulai pukul 19:00 WIB sampai pukul 21:00 WIB. Namun sebelum misa berlangsung, Romo Hario (panggilan akrab Romo Yohanes Hario Kristo Wibowo), juga berkesempatan melakukan pembaftisan terhadap 6 balita.

Sementara dalam ceremahnya, Romo Hario mengambil tema membangun persahabatan antar sesama. Diakhir ceramah, Romo pun mengajak pada jemaatnya untuk mendoakan agar bangsa Indonesia sejahtera, aman dan damai. “Mari kita sama-sama berdoa untuk bangsa dan negara kita tercinta ini agar sejahtera, aman dan damai,” katanya.

Sekedar informasi, Misa malam Natal ini juga mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan. Bahkan menurut Kapolsek Pamanukan, Kompol Dadang Cahyadiawan yang didampingi Danramil Pamanukan Kapt.Inf Asep Ruhiat, di Gereja tersebut terdapat tiga orang penembak jitu (sniper). “Ada tiga orang (sniper). Ini kan sudah protaf,” ujar Kompol Dadang.(jk2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here