Beranda Jabar Mengaku Anggota BNN , Empat Pemuda diringkus

Mengaku Anggota BNN , Empat Pemuda diringkus

149
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Empat pelaku pencurian kekerasan yang mengaku petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Karawang, dibekuk oleh jajaran Polres Karawang. Selain meringkus pelaku ,Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti hasil kejahatan tersebut.

“Ada empat tersangka pelaku pencurian kekerasan dan pemberatan yang kami amankan,sementara satu pelaku masih buron, namun identitasnya sudah diketahui,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, Selasa (16/10).

Menurutnya penangkapan itu dilakukan oleh Tim Jatanras Satreskrim Polres Karawang . Penangkapan para pelaku, kataSlamet Waloya dilakukan dibeberapa lokasi berbeda dari data dan penyelidikan yang mengarah kepada mereka.

Slamet Waloya melanjutkan ke empat pelaku yang dibekuk yaitu berinisial BS (26),AYP (24), LT (25), NS (31). Mereka semua berasal dari Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat,Kabupaten Karawang.

“Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Karawang, guna penyidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Kapolres Karawang menambahkan kejadian pencurian tersebut pada hari Jum’at ,28 September 2018, diketahui sekira jam 17.00 WIB di gudang PT Sumber Berlian , jalan Interchange Karawang Barat, ke -5 pelaku mengaku anggota BNN Karawang, dengan cara menodongkan senjata api kepada korban lalu pelaku mengambil barang yang ada di TKP dan termasuk uang sebesar Rp.161 juta.

“Berhasil diringkus 4 pelaku, satu berinisial WL masih dalam pengejaran.Kelimanya mengangkut anggota BNN Karawang,” kata Slamet Waloya.

Akibatnya korban menderita kerugian berupa uang tunai sebesar Rp 161 juta, handphone, dan tas berisi dokumen.

Sementara, dari pengakuan pelaku bernama Nurdin Syam (NS) otak dari pelaku kejahatan itu, mengaku membawa pegawai honorer untuk ikut serta menggerebek supaya korban yakin ia anggota BNN Karawang.

“Setelah korban ketakutan uang dan barang milik korban dirampas,” katanya.

Nurdin mengaku dengan modal aksesoris palsu seperti ID Card ,lencana berhasil memeras target nya.

“Korban dituduh pengguna narkoba lalu uang hasil perampasan dipakai untuk poya-poya,”jelasnya.

Para pelaku dikenakan pasal Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here