Beranda Jabar Masalah limbah PT. Plasindo Lestari Belum Juga Reda

Masalah limbah PT. Plasindo Lestari Belum Juga Reda

313
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Konflik limbah PT. Plasindo Lestari di Purwasari, Karawang, belum juga reda. Pagi tadi, Kamis (27/12)Tim Konflik Sosial Pemkab Karawang, turun tangan.

Bertempat di ruang rapat Pemkab Karawang, tim ini menggelar rapat koordinasi (rakor) mediasi penanganan masalah tersebut.

Dalam kegiatan bertajuk “Rakor Mediasi Penanganan Permasalahan Limbah Ekonomi PT Plasindo Lestari di Purwasari” itu, Tim Konflik Sosial juga mengundang pihak dari PT. Plasindo Lestari dengan perwakilan dari PT. Putra Perbangsa Jaya Mandiri, berikut perwakilan dari elemen masyarakat.

Timsus diwakili oleh Asda 2 Pemkab Karawang, Rakhmat Hidayat; Kadisnaker, A Suroto; Kepala Kesbangpol, Sujana; Kabag Ops Polres Karawang, Kompol Iskandar dan Kasat Intel Polres Karawang, AKP Rezky, serta Pasie Intel Kodim, Suyono, serta perwakilan dari Kejari Karawang.

“Hari ini kami mengundang perwakilan dari PT. Plasindo dan PT. Putra Perbangsa Jaya Mandiri serta unsur masyarakat. Harapannya, ada penyelesaian,” ujar Asda 2 Pemkab Karawang, Rakhmat Hidayat.

Pertemuan berjalan alot. Pihak PT.Plasindo mempertahankan keputusannya. Hingga akhirnya, timsus mengeluarkan rekomendasi, untuk dilaksanakan oleh kedua belah pihak, baik PT. Plasindo maupun PT. Putra Perbangsa Jaya Mandiri.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi hari ini, bertempat di ruang rapat bupati lantai dua Pemkab Karawang terkait permasalahan limbah ekonomi di PT. Plasindo Lestari, kami rekomendasikan beberapa hal untuk dilaksanakan oleh kedua belah pihak,” ujar Rakhmat Hidayat.

Pertama, PT. Plasindo akan membangun sinergitas dengan masyarakat sekitar dan dibangun kesepahaman dengan PT. Putra Perbangsa Jaya Mandiri agar dapat diselesaikan persoalan limbah ekonomi.

Kedua, PT. Putra Perbangsa Jaya Mandiri ingin berpartisipasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kerjasama dengan PT. Plasindo Lestari yang dilandasi kearifan lokal, dengan menjungjung profesional dan mengikuti prosedur yang berlaku.

Ketiga, kedua belah pihak untuk saling menghargai satu sama lain dengan bijak dan kearifan lokal, dengan penyelesaian sebagai berikut:

a. Memulihkan perjanjian penunjukkan rekanan dalam rangka pemanfaatan limbah non B3 yang ditandatangani para pihak tanggal 1 Oktober 2018, dengan pembaharuan.

b. Menyelesaikan permasalahan limbah ekonomis yang difasilitasi oleh pemerintah daerah dan forum komunikasi pimpinan daerah.

“Tanggapan atas rekomendasi ini kami tunggu paling lambat tanggal 3 Januari 2019 oleh pihak PT. Plasindo Lestari,” Tutup Rakhmat.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here