Beranda Kesehatan Seorang Pimpinan DPRD Terpapar Korona Usai Rapat di Bandung, Aktivis Purwakarta; emangnya...

Seorang Pimpinan DPRD Terpapar Korona Usai Rapat di Bandung, Aktivis Purwakarta; emangnya di Purwakarta ga ada tempat apa?

17
0
Inzet: Tarman Sonjaya aktivis Purwakarta

Penulis: Red/*

PURWAKARTA,jabarkini.net-Seorang pimpinan DPRD Kabupaten Purwakarta dinyatakan positif Covid-19. Ia berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), diketahui berdasarkan hasil Swab yang keluar pada Kamis 23 Juli 2020.

Dari hasil tracking atau penelusuran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19, pimpinan DPRD Purwakarta dari Fraksi PDIP itu terjangkit usai gelaran rapat Paripurna Hari Jadi Purwakarta dan Rapat Banggar di Bandung.

Namun demikian, informasi adanya pimpinan DPRD Purwakarta yang terpapar korona usai mengikuti rapat di Bandung, tak lantas membuat publik prihatin. Umumnya mereka melontar cibiran.

Salah satunya Tarman Sonjaya. Tokoh masyarakat yang sekaligus aktivis dari Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) ini malah menilai, rapat DPRD Purwakarta di luar Purwakarta hanyalah pemborosan anggaran dan mencederai hati masyarakat Purwakarta.

“Emangnya di Purwakarta ga ada tempat apa?,” cetus Tarman Sonjaya saat berbincang bersama jabarkini.net, dalam sambungan telepon, Selasa (28/7/2020).

Kata dia, kalau saja rapatnya di Purwakarta atau di hotel yang ada di Purwakarta, biaya yang dikeluarkan bisa masuk lagi ke PAD Purwakarta. Selain itu, bisa mengurangi juga cost operasional.

“Coba banyangkan, ditengah pandemi, disaat masyarakat dituntut untuk hidup hemat, ini anggota dewan malah rapat di Bandung. Emang di Purwakarta ini tidak ada tempat? Kenapa juga tidak dilakukan di DPRD. Lebih murah dan terjamin juga kenyamanannya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPRD (Sekwan), Suhandi yang juga dihubungi melalui telepon celullar mengatakan, pelaksanaan rapat di luar Purwakarta erat kaitannya dengan menjaga kerahasiaan.

“Ini kan soal rapat pembahasan anggaran yang tentunya harus terjaga kerahasiaannya,” ujar Suhandi tanpa bisa merinci, apa alasan DPRD Purwakarta harus rapat disebuah hotel berbintang di Kota Bandung.

Diakui, akibat adanya pimpinan DPRD yang terpapar korona, gedung DPRD dan sejumlah kantor pemerintahan, tak terkecuali kantor Bupati Purwakarta, saat ini disterilisasi, salah satunya disemprot disinfektan.

Tidak hanya itu, TGTPP Covid-19 Purwakarta pun mengintruksikan agar aktifitas perkantoran dihentikan sementara minimal selama 14 hari kedepan. Selain itu, para pejabat yang sempat kontak dengan pimpinan DPRD yang positif Covid-19 diminta juga untuk melakukan isolasi mandiri.

Diketahui, rapat-rapat tersebut juga turut dihadiri oleh Bupati Purwakarta (sudah isolasi mandiri) beserta sejumlah pejabat terkait lainnya.(jk2)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here