Beranda Jabar Kenalan di Facebook , TKI ditipu hingga Rp.150 Juta

Kenalan di Facebook , TKI ditipu hingga Rp.150 Juta

226
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Marhamah (MH) TKI asal Sukamakmur , Desa Kutawargi,Kecamaan Rawamerta , Karawang, didampingi kuasa hukumnya melaporkan kasus penipuan yang menimpanya ke Mapolres Karawang.

Kuasa hukum pelapor , Alek Safitri mengungkapkan kliennya menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang dikenal melalui media sosial. Korban berinisial MH (23) mengalami kerugian hingga 150 jutaan.Korban dengan pelaku berkenalan pada 03 Maret 2017 silam.

Korban telah menjalin hubungan asmara di media sosial (Facebook) dengan seorang lelaki bernama Romi Mintarsyah warga Dusun Sukatani, Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, yang mengaku akan menikahinya setelah Ia pulang menjadi TKI di Qatar.Pelaku Romi dalam menjalankan aksinya tidak sendirian. Ia dibantu oleh oleh dua temannya bernama Cindi Agustin dan Maryana.

“Dia berkenalan dua tahu lalu dan kedua sepakat pacaran jarak jauh yang sudah berjalan dua tahun hingga Dia pulang ke kampung halaman,” kata Alek Safitri kepada media , Selasa (16/10).

Merasa dekat , MH percaya saat diminta transfer sejumlah uang dengan alasan untuk keperluan kebutuhan saat pulang ke tanah air.Sejak keduanya pacaran jarak jauh, MH beberapa kali mengirim uang kepada pelaku hingga total mencapai Rp 150 juta.

“Dia meminta uang untuk biaya hidup kelak pernikahan dan untuk usaha dikampung,”katanya.

Permintaan uang tak sampai berhenti di situ, kata Alek, pelaku terus saja menghubungi melalui medos We Chat untuk meminta uang dengan berbagai alasan hingga vidio bugil korban dijadi alat untuk memeras saat korban tidak mengirim uang dengan ancaman vidio korban akan disebarkan di medsos

Hingga korban tertipu mencapai 150 jutaan oleh pacarnya yang dikenal didunia maya.Pelaku mengaku pegawai dan orang kaya karena diakun Facebook nya pelaku memasang foto lelaki tampan berpakaian perlente layaknya orang kaya

Menurut MH, selama mengenal pelaku, komunikasi melalui media sosial karena sedang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Qatar, Uni Emirat Arab menggunakan akun media sosial Facebook dengan foto profil palsu.

“Kejadian sudah berlangsung dua tahun hingga saya mengambil cuti pulang ke tanah air untuk melaporkan kasus penipuan oleh pelaku,” kata MH saat disamping kuasa hukumnya.

Dia menuturkan selain memasang foto menarik , pelaku juga terbilang pandai berkata-kata dan merayu malah memaksa melakuka hal tak senonoh.Dia mengiming-ngiming korban segera dinikahi,namun butuh sejumlah uang untuk biaya macam-macam.

“Setelah hubungan jarak jauh dua tahun lalu dan akhirnya pacaran.Tapi setiap kali diminta uang seperti terhipnotis dan mengirim uang ke pelaku,” ungkapnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here