Beranda Jabar Kemelut di KONI Subang Belum Berakhir, Yoyo Kustrio: ah ga ada masalah

Kemelut di KONI Subang Belum Berakhir, Yoyo Kustrio: ah ga ada masalah

141
0
Ketua Umum KONI Subang, Yoyo Kustrio

Penulis : Gunawan

SUBANG, jabarkini.net – Kemelut di tubuh KONI Kabupaten Subang nampaknya belum ada tanda akan berakhir. Senin (14/10), kemarin, sejumlah pengurus cabor yang selama ini kontra terhadap kepengurusan KONI Subang saat ini, kembali berkumpul. Dalam pertemuaan itu mereka berencana melakukan demo ke KONI Provinsi Jawa Barat.

Adapun tuntutannya tidak berubah, yakni meminta KONI Jabar mencabut SK penetapan Yoyo Kustrio sebagai ketua umum KONI Subang dan menerima hasil kongres olah raga kabupaten luar biasa ( Musorkablub ) dimana didalamnya menetapkan Danis sebagai ketua KONI Subang.

Ketua umum KONI Kabupaten Subang, Yoyo Kustrio yang dimintai konfirmasi ikhwal kemelut tersebut justru menanggapinya dengan santai. Malah dia mengganggap, permasalahan tersebut biasa dalam sebuah organisasi, sebagai bentuk dinamika. “Ah ga ada masalah. Dan saya rasa kalaupun ada masalah, itu mah biasa saja dalam organisasi manapun. Dinamika lah,” kata Yoyo yang ditemui di sekretariat KONI Kabupaten Subang, Senin (14/10), sore kemarin.

Namun demikian Yoyo mengajak kepada semua pihak terutama mereka yang tidak menghendakinya sebagai ketua umum KONI Kabupaten Subang untuk duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut secara internel. “Kalau saya sih berharap kalau memang ada masalah, yu datang kesini (sekretariat KONI). Jangan bicara diluar. Mari kita bicarakan,” ujarnya.

Disinggung soal sejumlah anggaran bantuan dari Pemda Subang yang selama ini dipertanyakan, Yoyo tak bisa menjelaskannya secara detail. Dia hanya menjawab semua sudah ter SPJ kan. “Ah penyelewengan yang bagaimana. Lihat saja nanti, semua sudah kami SPJ kan,” tandasnya.

Dari keterangan sumber, anggaran KONI yang menjadi pemicu munculnya masalah tersebut yaitu, anggaran 4 M bantuan dari Pemda Subang untuk biaya mengikuti PORDA di Kabupaten Bogor tahun 2018 dan uang 2 M pembinaan atlit diterima KONI Subang sekitar seminggu menjelang Idul Fitri 2019.

Kubu Musorkablub menduga ada penyelewan pada anggaran-anggaran tersebut. Pasalnya, KONI Subang tidak transparan dalam penggunaannya. Malah miris, sampai saat ini honor atlit pun belum dibayar. Demikian pula dengan uang 2 M untuk pembinaan atlit yang diterima sekitar seminggu sebelum Idul Fitri 2019, sampai saat ini tidak jelas peruntukan. “uang yang seharusnya menjadi hak cabor untuk pembinaan atlit sampai saat ini belum dibagikan. Ini dikemanakan uangnya?,” kata Hj.Ellys Langi, juru bicara kubu Musorkablub.

Dia pun meminta, Pemerintah Kabupaten Subang segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut sebab jika tidak, ini akan mengancam pada pelaksanaan PORDA ke XV yang akan digelar di Subang pada tahun 2022. “yang pasti dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Subang harus segera turun tangan untuk menyelesaikannya. Sebab kalau tidak, ini akan mengancam pada pelaksanaan PORDA yang akan digelar di Subang tahun 2022 nanti,” katanya.(jk2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here