Beranda Jabar KASIAN, !! DI MUSIM KEMARAU WARGA MASIH SERBU PEMANDIAN UMUM CEKDAM

KASIAN, !! DI MUSIM KEMARAU WARGA MASIH SERBU PEMANDIAN UMUM CEKDAM

230
0
Warga sedang antri air untuk keperluan MCK di pemandian umum cekdam

Penulis : Erlan

Purwakarta, Jabarkini.net Beginilah pemandangan setiap harinya di tempat pemandian umum yang punya nama cekdam, hampir setiap hari mulai pagi dan sore hari selalu warga Desa Cibeber Kecamatan Kiarapedes Purwakarta terus memenuhi satu satu nya tempat pemandian umum yang di bangun swadaya oleh pemerintahan Desa setempat.

AKibat musim kemarau dan tidak mengalirnya sumber air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) wilayah wanayasa membuat sebagian warga Desa Cibeber kekurangan air bersih,sehingga wargapun terpaksa menggunakan sarana dan prasarana tempat pemandian umum yang di bangun oleh pemerintahan Desa Cibeber dengan kondisi bangunan sealakadarnya yang memiliki enam kamar mandi.

Warga mengaku terpaksa menggunakan air yang diambil dari salah satu mata air sungai yang ada di wilayah ini sehingga di salurkan melalui piva paralon ke tempat pemandian umum yang di sebut cekdam ini, karena pasokan air yang biasa di aliri dari PDAM sudah lama tidak mengalir, namun warga pun merasa senang dan terbantu karena masih ada tempat untuk mengambil air meski hanya untuk keperluan MCK saja.

Ade Komar (43) salah seorang warga Dusun 2 mengaku hampir tiap hari mengambil air untuk keperluan mandi cuci kakus (MCK) hal ini terpaksa dilakukan karena tidak ada lagi sumber mata air untuk keperluan sehari harinya.

” ya harus gimna lagi atuh, ini juga udah alhamdullilah masih ada tempat pemandian umum,sehingga kita tidak sangat direpotkan disaat musim kemarau ini, sekarang air pdam yang biasa ngalir ke rumah udah jarang bahkan satu minggu sekali juga ga ada, ” terangnya.

Hal senada juga di rasakan salah seorang warga desa cibeber lainnya, Nadilla Nurulfauziah (15) juga mengaku setiap hari sepulang sekolah dirinya harus datang ke tempat pemandian umum ini untuk keperluan mck saja,meski harus menunggu antrian. Karena kondisi air yang kurang di rumahnya di pergunakan hanya untuk keperluan memasak saja.

” terpaksa harus menunggu antrian setiap datang ke sini, soalnya warga yang datang kesini banyak.tidak hanya untuk mandi saja,namun warga juga sekalian mencuci pakaian jadi ya harus nunggu lama, hampir tiap hari sepulang sekolah dan pagi hari saya datang ke sini, ” ungkapny.

Sementara itu,warga berharap musim kemarau ini bisa teratasi dengan adanya saluran air PDAM yang mengalir kembali ke rumah nya masing masing, sehingga warga tidak kekurangan air bersih lagi yang saat ini terjadi di Desa Cibeber.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here