Beranda Jabar Kapolres dan Bupati Karawang Bantah Ada Persekusi

Kapolres dan Bupati Karawang Bantah Ada Persekusi

210
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menyebut ada seorang nelayan Karawang yang dipersekusi dan tidak mendapatkan pertolongan dari pemerintah. Hal itu disampaikan Sandiaga di dalam debat Capres dan Cawapres putaran pertama di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/) malam.

Menanggapi hal itu,  Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya,  menjelaskan  sebetulnya tidak ada persekusi atau kriminalisasi hukum terhadap  Najib,  penyidikan dan penyelidikan hukum dilakukan secara profesional.

” Nelayan Karawang dipersekusi tidak benar, yang ada hanya kasus pemukulan yang dilaporkan pihak korban (Najib) ke Polsek Cilamaya, ” kata Slamet Waloya, Jum’at (18/1) saat memberi keterangan di Mapolres Karawang.

Proses antara Najib dengan Kelompok Masyarakat Pengawas Pesisir (Pokmaswas), kata Slamet, proses hukumnya dijalankan secara profesional dan penyidik telah telah menetapkan satu tersangka pemukulan berinisial SH.

Dia menceritakan kasus ini terjadi pada Jum’at (28/9), gara-gara Najib mengambil  pasir  laut di bibir pantai Pasir Putih, dengan alasan untuk mengurug pekarangan rumah ditegur  Pokmaswas, merasa tidak terima ditegur mengambil pasir akhirnya  bersitegang dan terjadi pemukulan oleh SH. Proses hukumnya tetap berjalan malah sudah ada tersangkanya berinisial SH.

Kapolres Karawang menegaskan dalam peristiwa ada dua laporan, kasus pemukulan korban Najib, Penyidik sudah menetapkan satu tersangka. Sementara kasus Pencurian pasir laut yang dilakukan Najib, telah dilaporkan ke Mapolres Karawang oleh Pokmaswas dan Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan, kasusnya masih didalami karena terlapor suadara Najib sudah dua kali dipanggil namun selalu mangkir.

“NJ sudah dua kali dipanggil penyidik dalam kasus pencurian pasir laut dan penebangan pohon mangrove, namun tidak pernah hadir, ” kata Slamet.

Bupati Karawang Cellica Nurachadiana menjelaskan adanya persekusi terhadap nelayan warga Pasirputih, Kecamatan Cilamaya, Karawang, tidak benar dan tidak pernah terjadi persekusi kepada nelayan.

“Adanya opini nelayan pesisir utara Karawang menjadi korban persekusi, saya klarifikasi kasus itu tidak benar dan tidak pernah ada perlakuan persekusi, “kata Cellica.

Dalam keterangan didepan media, Kapolres Karawang didampingi Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, Ketua DPRD Karawang Toto Suripto, Perwakilan Dandim 0604/Krw, Kejaksaan Karawang dan Pengadilan Negeri Karawang.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here