Beranda Jabar Kades Sukajaya : Tidak Ada Persekusi terhadap Najib

Kades Sukajaya : Tidak Ada Persekusi terhadap Najib

142
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Kepala Desa Sukajaya, Abdul Gafur Astra mengatakan membenarkan adanya insiden antara Najib dan Pokmaswas bernama Sahari, namun peristiwa tersebut sudah ditangani pihak kepolisian setempat dan kasusnya sudah dilimpajkan ke Mapolres Karawang.

Gofur menjelaskan sebelum peristiwa insiden Najib mengaku menjadi korban persekusi,  pada 28  September 2018, telah dilakukan upaya mediasi keduanya di kantor desa setempat,  namun tidak ada titik temu yang akhirnya Najib melaporkan ke kepolisian setempat.

“Sempat dilakukan mediasi oleh pemerintah desa, namun karena tidak ada titik temu akhir naik ke ranah hukum, “kata Gofur. Senin (21/1)

Sahari. Sekretaris Pokmaswas Pesisir pantai Pasir putih yang dilaporkan Najib, menjelaskan insiden tersebut. Dia mengaku kasusu itu bermula dari adanya pengambilan pasir oleh Najib berulang kali,  dan pada saat insiden terjadi Najib menyuruh orang mengambil pasir untuk mengurug halaman rumah,  ditegur tidak terima akhirnya Najib memukul beberapa kali namun berhasil ditangkis,  jadi bukan sebaliknya sesuai pengakuan Najib dipukul.

“Pada peristiwa tersebut,  Najib yang pertama memukul namun selalu ditangkis,  mungkin ia tidak terima ditegur pengambilan pasir pantai, ” kata Sahari.

Sahari mengatakan tidak ada pengeroyokan dalam kasus tersebut,  yang ada sebaliknya,  kalaupun ia melaporkan insiden tersebut itu hak dia dan saya komperatif saat mengikuti proses hukum.

“Dia yang memukul,  saya dilaporkan ke polisi. Saya ikuti prosesnya, ” jelasnya.

Polemik kasus Najib,  bergulir dimedia massa , setelah Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menyebut ada seorang nelayan  Karawang yang dipersekusi dan tidak mendapatkan pertolongan dari pemerintah. Hal itu disampaikan Sandiaga di dalam debat Capres dan Cawapres putaran pertama di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/) malam.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here