Beranda Jabar Jasa Penukaran Uang Pecahan Baru, Mulai Marak di Karawang

Jasa Penukaran Uang Pecahan Baru, Mulai Marak di Karawang

176
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Delaoan hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah, jasa penukaran uang baru, mulai menjamur di pinggir jalanan Karawang . Mereka banyak di jumpai di beberapa titik, salah satu di Jalan Klari menuju rest area 57 Klari.

Salah satu penyedia jasa penukaran uang pecahan baru, Arie (30) mengatakan sejak empat hari lalu sudah mengkal menawarkan jasa penukaran uang pecahan baru kepada pemgguna jalan yang melintas.

“Saya sudah empat hari menawarkan jasa penukaran uang pecahan baru di jalan ini,” ujar Arie, Selasa (28/9) .

Dia mengakui pekerjaan ini dilakukan rutin setiap mendekati lebaran setiap tahun, merupakan pekerjaan sampingan yang rutin dilakoni setiap tahun menjelang Lebaran. Selain menjadi karyawan swasta.

“Pekerjaan ini rutin setiap menjelang mudik lebaran, menjajakan uang baru, ” katanya.

Lelaki asal Medan ini, menjelaskan menjadi penyedia jasa penukaran pecahan uang baru disampaikannya, bagian usaha untuk menambah pendapatan keluarga disaat jelang Lebaran. Untung yang ia peroleh berasal dari selisih jasa penukaran uang antara dirinya dengan Sang Pengepul yang nilainya lebih murah.

Setiap niai Rp 1 juta rupiah untuk pecahan Rp, 5.000, Rp. 10.000 dan Rp. 20.000 , ditawarkan kepada warga Rp. 1.100.000. dia mendapat keuntungan dari jasa penukaran uang baru Rp. 100.000. Dari keuntungan Rp. 100.000 , ia perlu menyetor ke Sang Pengepul sebesar Rp 70.000.Keuntungan yang dibawa pulang hanya Ro. 30. 000 dalam Satu juta rupiah.

“Untungnya dari situ, kalau lakunya Rp1 jutaan, dapat Rp. 100 ribu, dibagi sama bandar uang baru, Rp. 70 ribu, dibawa pulang Rp. 30 ribu, “katanya.

Untuk hari kedelapan menjelang lebaran ini untuk mendapatkan uang receh tidak begitu sulit. Biasanya masyarakat akan ramai membeli di jasa penukaran uang pinggir jalan saat memasuki satu minggu sebelum lebaran. Dan Ramainya H-4 Lebaran saat karyawan pabrik yang akan mudik menyerbu penukaran uang buat dibawa ke kampung.

“Sampai H-7 masih mampu mengelurkan uang baru mulai pecahan Rp. 5 ribu hingga Rp 20 ribu senilai Rp. 4 jutaan setiap hari, ” kata Arie.

Tapi ia tak putus asa, Arie masih berharap, hari-hari terakhir menjelang Lebaran. Pundi-pundi uang bisa dikumpulkan lebih banyak lagi.

“Kalau sekarang sepi, kalau kemarin laku Rp 4 juta. Sekarang cuma laku Rp 2 jutaan saja,” tutupnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here