Beranda Jabar Surat Resmi Belum Keluar, Sekwan DPRD Karawang Over

Surat Resmi Belum Keluar, Sekwan DPRD Karawang Over

20
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Karawang, Ahmad Zamaksyari mensinyalir masih banyak Caleg masih bermain perolehan suara untuk menduduki wakil rakyat, dan kasus jual beli suara sudah ke masuk ranah Mahkamah Konstitusi (MK) menunggu proses hasil gugatan.

“Masih banyak caleg menggugat ke MK,
,” kata Jimmy sapaan akrab Ahmad Jamaksyari, Kamis (27/6) usai acara Halal Bil Halam Nahdhatul Ulama di Perum Graha Karawang.

Dia meyebutkan kasus jual beli suara bukan terjadi kepada Engkus Kusnaya Edi saja, tapi masih banyak caleg-caleg lain yang mengalami hal yang sama namun, mereka tidak mau membuka ke publik tapi sudah mengadukan ke MK.

“Kasus jual beli suara caleg bukan menimpa caleg DPR RI dari partai Perindo tapi masih banyak kasus yang sama oleh para caleg lain , ” sebutnya.

Jadi menurut Jimmy, Sekwan DPRD Karawang mengundang sekitar 50 caleg DPRD Karawang untuk melakukan tes urine dan tes kesehatan tidak ada dasar hukum sama sekali, dari mana dasar pemanggilan 50 caleg untuk memenuhi tes urine dan kesehatan karena putusan nama caleg yang lolos belum ada surat Keputusan resmi melalui KPU dari Mendagri.

“Sudah offset terlalu jauh itu Sekwan memanggil caleg yang dianggap lolos dalam Pemilu serentak tanpa dasar hukum yang jelas, ” imbuhnya.

Selama ini KPU Kabupaten Karawang, belum memberikan surat resmi kepada partai politik, selama ini DPC PKB belum pernah menerima surat resmi nama-nama caleg yang lolos jadi wakil rakyat DPRD Karawang.

“Selama ini partai politik belum pernah menerima surat resmi nama -nama caleg yang lolos jadi wakil rakyat, “pungkasnya.(jk3)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here