Beranda Jabar Sempat Janji Ketemu Bupati, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Subang Meninggal Dunia Ba’da...

Sempat Janji Ketemu Bupati, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Subang Meninggal Dunia Ba’da Shalat Subuh

7
0

Penulis : Gunawan

SUBANG, jabarkini.net – Ratusan pelayat dari berbagai kalangan memadati komplek pemakaman keluarga H Ade Mulyawadi di Kampung Sangkali, Desa Cikujang, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Rabu (5/11/2019). Ya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Subang itu meninggal dunia ba’da shalat Subuh tadi, atau sekitar pukul 5:30 Wib.

Kepergiaan mantan kepala Inpektorat Daerah Kabupaten Subang tersebut, sontak membuat kaget keluarga, tak terkecuali Bupati Subang H Ruhimat.

Bahkan Bupati H Ruhimat sempat tak percaya kalau anak buahnya tersebut bisa meninggal dunia dengan sebegitu cepat. Pasalnya kata Bupati, jam 19:00 Wib, malam sebelumnya Almarhum sempat menelepon dan berjanji akan menghadap untuk mendiskusikan sesuatu.

“Benar kaget saya, waktu mendengar kabar Pak Ade Mulyawadi meninggal dunia. Padahal malam sebelumnya sekitar jam 7 malam, beliau menelepon saya. Katanya jam 6 pagi mau menghadap. Mau ada yang didiskusikan,” kata Bupati Ruhimat seusai mengikuti prosesi pemakaman.

Kabar tentang meninggalnya H Ade Mulyawadi ia peroleh pertama kali dari sopir almarhum. Ketika itu sang sopir datang menemuinya di rumah dinas. “Sopirnya masuk menemui saya. Lalu kata saya, kemana Pak Adenya cepet suruh masuk. Tapi sopirnya itu malah memberi kabar kalau Pak Ade sudah meninggal. Jelas saja saya kaget bercampur tak percaya,” ujarnya. “Semoga almarhum meninggal dalam keadaan khisnul khotimah,” sambungnya.

Diperoleh informasi, H Ade Mulyawadi meninggal dunia dalam posisi sila, di Mushola rumahnya di daerah Pasirkareumbi, Subang, sekitar pukul 6:00 Wib. Diduga ia tengah berzikir selepas shalat Subuh.

Istri almarhum yang pertama kali mengetahui. Ketika itu dia sengaja menghampiri ke dalam Mushola dengan maksud mengingatkan kalau hari sudah menjelang pagi. Namun apa yang terjadi, seketika ia panik ketika melihat suami yang dicintainya sudah tidak bernyawa.

Rasa tak percaya orang-orang dekat ikhwal meninggalnya H Ade Mulyawadi memang dirasa cukup beralasan. Sebab sejauh ini, almarhum tidak memiliki riwayat kesehatan yang jelek.

Seperti diketahui, prosesi pemakaman almarhum H Ade Mulyawadi diiringi ratusan orang dari berbagai kalangan, keluarga, teman, sahabat, relasi, kolega para tokoh dan sejumlah pejabat tak terkecuali Bupati/ wakil Bupati Subang dan Sekda.

H Ade Mulyawadi meninggal dunia diusia 55 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri satu cucu dan dua orang anak perempuan.(jk2)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here