Beranda Jabar Pemuda Cikampek Tolak Revitalisasi Pasar Sistem BOT

Pemuda Cikampek Tolak Revitalisasi Pasar Sistem BOT

5
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Tokoh pemuda Cikampek yang tergabung Aliaslnsi Pemuda Cikampek,  menegaskan menolak revitalisasi pasar dengan sistem build operate transfer (BOT),k yang selama ini dijalan Pemeribtah Daerah Karawang, karena dari pengalaman yang sudah ada ada revitalisasi dengan sistem BOT akhirnya menyengsarakan para pedagang dan berdampak pada pendapatan asli daerah yang mandeg.

“Sistem BOT yang dijalan pemda Karawang kurang menguntungkan bagi para pedagang,” kata Roni Usman yang akrab disapa Rous , Rabu (20/11).

Rous menilai revitalisasi dengan sistem BOT itu sangat merugikan pedagang, karena pihak swasta tentu akan mencari keuntungan dengan membebankan ke pedagang dari sisi lain pihak ketiga tidak memenuhi target kewajiban sebagai pendapatan asli daerah (PAD).

 “Kami terus terang menolak revitalisasi sistem BOT karena yang rugi para pedagang,” jelasnya.

Pihaknya meminta supaya pemerintah daerah membatalkan rencana tersebut, dan menyarankan revitalisasi itu melalui dana APBD bukan menggunakan investasi dari pihak swasta dalam hal ini PT yang telah menjadi pemenang tender revitalisasi. Padahal Pemda Karawang seharusnya mampu membangun pasar tanpa melibatkan swasta . Apalagi menurutnya, pemerintah pusat memiliki anggaran revitalisai 1000 pasar, tinggal Bupati apakah mau atau tidak menjemput bola program pemerintah pusat.

Salah satu contoh,kata Rous, pengelolaan pasar Cikampek 1 dengan sitem BOT ,pedagang yang dirugikan apalagi ditambah adanya sengketa pengelolaan yang sudah terjadi 10 tahun antara Pemda Karawang dengan PT ALS .

“Sistem BOT pasar Cikampek seharusnya menjadi pelajaran berharga,” tandasnya.

Kedepan, kata Rous seharus pemerintah dalam hal ini Bupati Karawang seharusnya lebih tegas dan transfaran dalam kasus pasar Cikampek 1 sehingga kasusnya tidak berlarut-larut karena yang merasa dirugikan langsung adalah para pedagang.

“Kasus ini sudah berlangsung lama akibat Bupati kurang tegas dalam mengambil keputusan,” tutupnya.(jk3)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here