Beranda Jabar Ketua PGRI, Bantah Kepsek SMPN 1 Cikampek, Tidak Pungli , Sesuai Prosedur

Ketua PGRI, Bantah Kepsek SMPN 1 Cikampek, Tidak Pungli , Sesuai Prosedur

7
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net  –  Setelah adanya OTT oleh tim Satgas Saber Pungli Jawa Barat terhadap praktik pungutan liar (pungli) di SMPN 1 Cikampek, Karawang, hari Kamis (5/9) yang lalu.

Serta Satgas Saber Pungli mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 47.419.000.

Kepala Tim Tindak Unit II Satgas Saber Pungli Jabar AKBP Basman mengungkapkan, pihaknya menerima pengaduan dari sejumlah orang tua siswa yang merasa dirugikan dengan adanya praktik pungli.

Tim kemudian menyelidiki dan menemukan indikasi pungli di sekolah tersebut.

“Kami menemukan fakta, siswa dipungut berbagai iuran untuk program yang tidak tercantum dalam RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah),” kata

Hal tersebut di bantah oleh Ketua Umum PGRI Kabupaten Karawang Nandang Mulyana bahwa hal tersebut semestinya tidak terjadi di SMP N 1 Cikampek, Kabupaten Karawang.

“Karena prosedur sudah di tempuh oleh kedua belah pihak diantaranya baik pihak sekolah dengan komite sekolah serta orang tua murid, ” ungkapnya kepada media melalui saluran telepon WhatsApp, Minggu (10/9).

Masih kata Nandang, apabila masih ada program sekolah belum dicapai maka diatur dengan PP 44/2011 dan di pertegas dengan PP 75/2016

” Jadi Jelas dalam kedua Peraturan Pemerintah maka bila sudah disepakati sebenarnya tidak perlu ada krodit sehingga guru/kepala sekola bisa terkena saber Pungli, “ujarnya.

” Disini kita perlu ada sosialisasi yang jelas supaya tidak membingungkan kreativitas guru atau kepala sekolah dalam melaksanakan tugas membantu negara,” pungkasnya.(jk3)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here