Beranda Jabar Kalapas Tutup Rehab Narkoba

Kalapas Tutup Rehab Narkoba

9
0

Penulis : Made Arnawa

BALI, jabarkini.net – Kegiatan rehabilitasi sosial pengguna narkoba bagi warga binaaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Tabanan secara resmi ditutup. Kalapas Tabanan I Putu Murdiana dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada steakholder eksternal yang telah bersama-sama membantu kegiatan rehabilitasi sosial untuk memulihkan para narapidana agar tidak lagi terjerat bahaya gelap narkoba. ” Narapidana pengguna narkoba sudah dirampas kemerdekaannya, agar pulih dari ketergantungan narkoba mereka wajib melaksanakan rehabilitasi supaya tidak ketergantungan lagi bahaya narkoba dan secara umum Lapas Tabanan juga bisa bebas dari peredaran gelap narkoba karena permintaan narkoba menjadi zero atau nol” imbuh Murdiana.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Lapas Tabanan, selasa 27/08/2019 dihadiri oleh Ka.BNNP Bali diwakili Kabid Rehabilitasi, Kasat Bimas Polres Tabanan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, dan pihak-pihak lain yang terkait dalam kegiatan rehabilitasi.

“Kegiatan rehabilitasi sosial pengguna narkoba ini dilaksanakan selama 24 minggu dari 11 maret 2019 sampai dengan 25 Agustus 2019. Jenis kegiatan yang diberikan antara lain : scrining assesment dan pemeriksaan kesehatan, test urin, konseling adiksi, individu dan kelompok, penyuluhan kesehatan dan meteri umum selanjutnya diberikan yoga dan meditasi, bimbingan agama dan spiritual, pelatihan vokasional/ keterampilan kerja, sidang kasus, family support grup, olah raga, hiburan dan rekreasi, kunjungan keluarga, pembinaan berbangsa dan bernegara, penyuluhan hukum dll.

Rehabilitasi sosial ini merupakan rehabilitasi terapi komunitas yang tanpa menggunakan obat-obatan. Rehabilitasi ini memiliki keunggulan karena setiap peserta rehab secara bersama-sama untuk mencari solusi untuk pemulihannya”, kata Dr. Tresnadewi ketua Tim dokter Lapas Tabanan yang menangani masalah rehabilitasi.

Kepala bidang Rehabilitasi BNN Propinsi Bali, AKBP Agung Sanjaya dalam sambutannya mengajak kepada seluruh warga binaan peserta rehab untuk tidak lagi terlibat dalam narkoba terutama bagi yang akan bebas. Agung Adnyana mewanti-wanti agar setelah (narapidana-red) bebas tidak boleh kembali ke komunitas lama dan kalo sampe itu terjadi pasti kembali menggunakan narkoba, kembali ditangkap atau sakau. Diakhir sambutannya Agung Adnyana mengajak untuk selalu hidup sehat, berfikir positif dan terus meningkatkan keterampilan yang bisa sebagai bekal hidup didalam masyarakat yang tanpa narkoba.

Diakhir acara dipentaskan kesenian khas Bali yakni Tari Janger oleh narapidana peserta rehabilitasi dengan tema perang terhadap narkoba.(jk3)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here