Beranda Jabar Jimmy : Warga Tidak Terprovokasi Kasus Bendera Dibakar

Jimmy : Warga Tidak Terprovokasi Kasus Bendera Dibakar

109
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Wakil Bupati Karawang, Jimmy Ahmad Zamakhsari mengatakan kasus pembakaran bendera mirip HTI di Garut, minta warga tak terprovokasi

Kasus pembakaran bendera mirip HTI di Garut, dan menghimbau masyarakat tenang pasca insiden pembakaran berderma berlafadz tauhid.

“Masyarakat Karawang, diminta tenang jangan terprovokasi oleh oknum-oknum yang memperkeruh yang mengatasnamakan agama demi kepentingan politik,” kata Jimmy Ahmad Zamakhsari yang akrab dipanggil Kang Jimmy, Selasa (23/10).

Kang Jimmy juga menegaskan dengan kasus pembakaran bendera yang mirip bendera HTI , meminta Pemerintah melakukan Sosialaisasi mulai dari atas hingga ke masyarakat bawah atas Ormas Islam HTI yang telah dilarang oleh Pemerintah, sehingga masyarakat mengerti dan paham atas pelarangan ormas Islam yang dianggap mengajarkan radikalisme.

“Seharusnya Pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait Pemberlakukan larangan HTI secara terstruktur,” tegasnya.

Wakil Bupati Karawang juga menghimbau kepada warga NU maupun Ansor dan Banser apabila ada atau menemukan kalimat tauhid yang ditulis di media kain ataupun kertas dijalanan , tolong diamanakan secara bijak atau dilaporkan kepada yang berwenang sehingga kasus pembakaran bendera tauhid tidak terjadi di Karawang.

“Pembakaran bendera tersebut dalam tradisi Ansor, untuk menjaga kesucian kalimat thayyinah atau tulisan ayat suci dari kemungkinan dihinaan, salah satu caranya dengan membakar,” jelasnya.

Kang Jimmy yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Karawang, dugaan pembakaran bendera yang mirip bendera HTI harus menjadi pembelajaran bagi kaum muslimin khususnya warga NU tetap tenang dan tidak terprovokasi isu yang bisa memecah belah warga nahdliyin.

“Hal ini juga, harus menjadi pembelajaran bagi kita semua, Umat Muslim harus menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya.

Sementara di media sosial, Beredar video sekelompok orang membakar bendera berwarna hitam bertuliskan huruf arab. Video berdurasi 2,04 menit itu mulai beredar pada Senin (22/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga aksi tersebut terjadi saat perayaan Hari Santri Nasional di Alun-alun Limbangan, Garut.(jk3)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here