Beranda Jabar Disdikbud Subang Pastikan Akan Ada Perubahan Paradigma Ditahun 2020

Disdikbud Subang Pastikan Akan Ada Perubahan Paradigma Ditahun 2020

3
0

Penulis : Gunawan

SUBANG, jabarkini.net – Tahun 2020 nanti, dunia pendidikan di Kabupaten Subang dipastikan akan ada banyak perubahan. Hal itu ditandai dengan gencarnya sosialisasi ikhwal rencana perbaruan paradigma yang akan diterapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang terhadap sekolah-sekolah, SD maupun SMP.

Khusus Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Kasi Kesiswaan, Ano Suyatno,S.Pd, MM menjelaskan, ditahun 2020 nanti pihaknya akan membuat terobosan dengan cara merubah paradigma dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada. Poin pentingnya adalah dalam rangka membangun pendidikan karakter pada peserta didik.

“Kalau dulu kesiswaan itu hanya melaksanakan O2SN, OSN atau apalah itu. Habis itu diam ga ada kegiatan lagi. Tetapi nanti, saya akan menerapkan semua hal yang menjadi tupoksi saya di kesiswaan. Salah satunya soal tata cara upacara. Ini penting karena melalui kegiatan ini akan terbangun pendidikan karakter terhadap si peserta didik itu sendiri,” jelas Suyatno saat berbincang melalui telepon celullar, belum lama ini.

Menurut Suyatno, pola yang akan diterapkannya merupakan paradigma baru di seksi yang dipimpinnya. Pola tersebut, juga bertujuan untuk mewujudkan misi visi Bupati Subang, tentang pendidikan yang menitik beratkan pada pendidikan karakter.

“Untuk membangun ini, memang tidak sesederhana yang dibayangkan. Ini harus dilakukan bersama-sama, sekolah dengan melibatkan masyarakat juga pemerintah harus sinergi,” ujarnya.

Kadisdikbud Kabupaten Subang, H.E Kusdinar menjelaskan, kegiatan desiminasi dan singkronisasi yang dilakukan Disdikbud Kabupaten Subang dengan cara road show per wilayah. Ini bakan saja sosialisasi semata, lebih dari itu bertujuan untuk membangun sinergitas dan singkronisasi antara Pemerintah melalui Disdikbud dengan sekolah selaku pelaksana pendidikan.

“Sesuai namanya, Desiminasi dan Singkronisasi. Ini dimaksud agar antara sekolah dan pemerintah yang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terjadi kebersamaan atau sinergi dalam melaksanakan pola-pola pendidikan, juga dalam hal menjaga aset pemerintah, misalnya bangunan sekolah,” kata Kusdinar saat membuka acara Desiminasi dan Singkronisasi Program Bidang Pembinaan SD, di aula kantor Kecamatan Binong, beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut diikuti para kepala sekolah. Kegiatan inipun sakaligus sosialisasi dengan tujuan meningkatkan kwalitas pendidikan di Kabupaten Subang. Pihak Disdikbud meyakini tahun 2020 nanti akan menjadi awal perubahan paradigma itu.(jk2)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here