Beranda Jabar Ini Permintaan Kakorlantas Mabes Polri Bagi Para Pengguna Tol Cipali

Ini Permintaan Kakorlantas Mabes Polri Bagi Para Pengguna Tol Cipali

117
0
Kakorlantas Irjen Pol Drs. Istiono, M.H memberikan pernyataan dalam acara diskusi soal lalu lintas di tpl Cipali menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2020. (Foto: gunawan)

Penulis : Gunawan

SUBANG, jabarkini.net – Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen Pol Drs. Istiono, M.H meminta agar petugas tol Cipali tidak ragu untuk memberikan tindakan tegas terhadap para pengendara yang memacu kendaraannya diatas batas yang ditentukan atau membahayakan pengendara lainnya.

“Jangan takut. Bila perlu berhentikan dia,” ujar Kakorlantas Irjen Pol Drs. Istiono, M.H, saat berdiskusi bersama jajaran PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pengelola tol Cipali, terkait kesiapan pihak tol Cipali dalam menghadapi arus lalulintas dijelang libur Natal dan Tahun Baru 2020, di rest area 102, tol Cipali, Minggu (8/12/2019).

Kehadiran Kakorlantas diacara tersebut tidak sendiri. Dia datang bersama rombongan Mentri Perhubungan dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Subang H Ruhimat beserta unsur Muspida serta pejabat terkait lainnya dilingkungan Polda Jabar.

“Ini kan soal keselamatan nyawa manusia. Jadi kita itu harus ambil tindakan prepentif. Jadi jangan nunggu nunggu,” ujarnya lagi.

Dia pun mencontohkan, tindakan tegas tersebut salah satu bisa dilakukan di titik titik rawan kecelakaan. Misalnya dengan cara memberhentikan kendaraan ditempat khusus. Tujuannya untuk memberikan waktu istirahat pada para pengendara yang sudah menempuh perjalanan dari jauh.

Mekanisme bisa diatur sedemikian rupa. Setidaknya dengan sikap tegas dari para petugas itu, para pengendara bisa lebih berhati-hati dalam memacu kendaraannya tetsebut.

“Sederhana saja. Misalnya para pengendara yang datang dari arah Jawa Tengah. Suruh saja mereka berhenti ditempat khusus, rest area misalnya. Lalu suruh mereka senam pelemasan otot atau minimal istirahat lah. Setelah itu baru boleh melanjutkan kembali perjalanannya,” tandasnya.

Dikesempatan itu, Kakorlantas pun mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama Ditjen Perhubungan Darat sangat serius ingin memberantas ODOL (Over Dimensi Overload), oleh karena itu melalui pertemuan ini pemberantasan ODOL dapat ditingkatkan juga dapat dipertegas dalam penindakan hukum.

Sementara dari PT Lintas Marga Sedaya (LMS), yang langsung diwakili oleh Presiden Direktur Firdaus Aziz menyambut baik permintaan dan sekaligus saran dari Kakorlantas Irjen Pol Drs. Istiono, M.H. Namun demikian, pihak PT LMS tetap harus mengkomunikasikannya terlebih dahulu dengan pihak terkait lainnya.

“Saya rasa masukan dari bapak Kakorlantas itu bagus. Namun kami tetap harus mengkomunikasikannya terlebih dahulu dengan pihak terkait lainnya. Soalnya kan, yang berhak mengambil tindakan itu kepolisian. Kami tidak punya kewenangan,” katanya.

Perlu diketahui, pertemuan antara Menteri Perhubungan dan pihak pengelola tol Cipali tersebut dalam rangka kesiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2020. Dipertemuan itu semua pihak berharap, lalu lintas di libur Natal dan Tahun Baru ini aman dan lancar serta terhindar dari hal yang tidak diinginkan.(jk2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here