Beranda Hukrim Sopir Taksi Online Dibunuh. Ini Kronologisnya?

Sopir Taksi Online Dibunuh. Ini Kronologisnya?

11
0

Penulis: Red

SUBANG,jabarkini.net-Kasus pembunuhan terhadap Adhi Darajat Putra (21), sopir taksi online Grab di Subang berhasil diungkap oleh jajaran Polres Subang bersama jajaran dari Polda Jabar.

Aparat berhasil menangkap seorang terduga pelaku bernama Gunawan (27) warga Baros, Kabupaten Serang, Banten. Pelaku ditangkap di daerah Garut pada Kamis (23/1/2020), sekitar pukul 03.30 Wib. Aparatpun menghadiahi timah panas pada kaki pelaku.

Kapolres Subang AKBP Teddy Fanany mengatakan, aksi pelaku terbilang sadis. Pelaku menghujami wajah dan leher korban dengan senjata tajam jenis sangkur. “Selain itu pelakupun menguras harta korban. Mobil korban juga dibawa kabur malah sempat dijual,” kata AKBP Teddy Fanani kepada wartawan, di Mapolres Subang, Selasa (28/1/2020).

Dalam gelar perkara terungkap, kasus berawal dari cecok soal tarif. Pelaku tidak punya uang ketika korban menunjukan tarif carter dari Subang ke Padalarang dan kembali ke Subang seharga Rp 720 ribu.

Pelaku kemudian menawarkan sebuah HP sebagai pengganti uang tarif, namun korban menolak. “Disitu terjadi cecok dan kemudian pelaku mengambil sangkur lantas menghujaminya hingga korban meninggal dunia,” ujarnya.

Usai melakukan aksi kejamnya, pelaku kemudian membawa korban yang sudah tidak bernyawa dengan mobil korban ke arah selatan Subang. Tepat di depan Hotel Melati atau sekitar 300 meter dari kantor Polsek Cijambe, pelaku kemudian membuangnya. Setelah itu, pelaku tancap gas menuju Leles, Garut.

Jasad korban yang berlumur darah pertama diketahui oleh warga yang tengah ronda di sisi jalan raya Subang-Bandung pada Selasa (21/1/2020) dini hari. Aparat yang mendapati laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Tidak menunggu waktu lama, polisi langsung melakukan pengejaran. Pelakupun berhasil dibekuk didaerah Garut. Dan kini pelaku sudah berada di ruang tahanan Mapolres Subang untuk mempertanggujawabkan perbuatannya.

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya mobil cienta silver milik korban, berikut Agus warga Garut yang sempat membeli mobil tersebut. “Saudara Agus pun kita amankan karena menerima atau membeli kendaraan dari hasil kejahatan,” ujar Teddy Fanani.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 338 dan atau Pasal 365 Ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun. Sementara untuk Agus diancam Pasal 480 KUHPidana tentang tindak pidana penadahan dengan hukuman 4 tahun penjara.(jk2)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here