Beranda Hukrim ABG Asal Ciwangi ini Niat Menjamu Temannya. Eh, Malah Ditangkap Polisi

ABG Asal Ciwangi ini Niat Menjamu Temannya. Eh, Malah Ditangkap Polisi

4
0

Penulis : Red

PURWAKARTA, jabarkini.net – Niat baik tak selamanya berakhir baik. Itulah yang dialami SK, ABG 18 tahun warga Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Niat baiknya menjamu teman yang datang dari jauh, eh malah berakhir dikantor polisi.

Aparat kepolisian yang menangkapnya memang bukan tanpa alasan. Ketika itu SK bersama dua temannya masing-masing DP dan NI hendak menjamu dua temannya yang datang dari Bekasi dan Karawang, masing-masing beritial ZZA dan DS. Sayang jamuan yang disuguhkannya narkoba jenis sabu. Terang saja, tim buru sergap (buser) Polres Purwakarta yang dipimpin Kasat Narkoba Heri Nurcahyo berhasil menggulungnya. Dari tangan tersangka, tim berhasil mengamankan 4,01 gram sabu.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius menerangkan, SK Cs terjaring oleh tim giat Operasi Antik Lodaya 2019 yang digelar selama 10 hari yakni dari tanggal 21 sampai tanggal 30 November 2019.

“Selama kegiatan itu, kami berhasil menangani sebanyak enam perkara narkoba dengan 10 tersangka, satu diantaranya wanita dan barang bukti 13,10 gram sabu-sabu,” kata Kapolres Matrius sebagaimana tertuang dalam release pers yang diterima jabarkini.net, Senin (3/11/2019).

Menurut dia, SK bersama teman-temannya tersebut ditangkap saat hendak berpesta narkoba disebuah tempat tak jauh dari kantor Desa Campaka. Para tersangka saat ini mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Purwakarta.

Kejadian miris lainnya yang terungkap dalam release pers tersebut, yakni tim Operasi Antik Lodaya 2019 juga berhasil mengamankan seorang pelajar SMK Swasta di Purwakarta yang nekat menelan barang bukti sabu.

Oknum pelajar berinisial AR tersebut ditangkap di Jalan Pramuka, persisnya di Kampung Empang, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur. “Saat hendak ditangkap tersangka berusaha menghilangkan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 1,23 gram dengan cara ditelan,” kata Kapolres.

Setelah mengetahui aksi nekat tersangka, jajarannya segera berkoordinasi dengan pihak medis untuk mengeluarkan barang haram tersebut dari tubuh tersangka. Dan barang bukti tersebut, dapat dikeluarkan.

Tegasnya, para tersangka dijerat dengan pasal 114 Ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(jk2)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here