Beranda Jabar Heboh, Video DidugaTerjadi Kecurangan Pengisian BBM di SPBU Anjun, Beredar di Medsos

Heboh, Video DidugaTerjadi Kecurangan Pengisian BBM di SPBU Anjun, Beredar di Medsos

102
0

Penulis : Wezz

PURWAKARTA, JabarKini.net – Media sosial di Kab Purwakarta dihebohkan dengan beredarnya video yang diduga menayangkan kecurangan pegawai SPBU saat mengisi BBM pada sebuah kendaraan jenis Truk pada Sabtu, (3/8/2019) lalu.

Dalam video berdurasi sekitar 11 detik tersebut, sempat terjadi keteggangan antara sopir truk dan salah satu petugas SPBU yang disebut dalam video tersebut terjadi di SPBU Anjun, Kec Plered Kab Purwakarta.

Diketahui, sopir truk dalam video tersebut, merupakan Deden Syaripudin (35) Warga Desa Karoya, kec Tegalwaru itu, melakukan protes karena merasa dicurangi saat dirinya hendak membeli BBM jenis solar dengan memberikan uang sebesar 200 ribu rupiah, namun petugas SPBU tiba – tiba menghentikan pengisian dan melakukan pengisian ke kendaraan lainnya.

Padahal, harga yang tertera di mesin SPBU tersebut baru menunjukan angka di Rp 66.641 atau senilai 12,940 liter BBM yang dikeluarkan.

“Mungkin dikiranya saya tidak memperhatikan angka yang keluar dari mesin, pas saya tegur pegawai SPBU nya malah mengelak, katanya sudah selsai dan tanki kendaraan truk saya sudah penuh, padahal tanki saat mengisi dalam keadaan kosong, masa langsung penuh” ujar Deden saat dihubungi melalui selulernya. Senin, (5/8/2019).

Dari awal, menurut Deden, dirinya sudah curiga dengan gelagat pegawai SPBU yang belakangan diketahui berinisial KH tersebut, sehingga ia pun berinisiatif mengambil video untuk mengabadikan proses pengisian BBM dengan telpon genggamnya.

Saat itu sempat terjadi ketegangan dan nyaris perkelahian pun terjadi antara petugas SPBU dengan Sopir truk tersebut hingga petugas keamanan SPBU pun melerainya.

” saat saya pertanyakan permasalahan tersebut, petugasnya malah ngotot dan manggil teman temannya, mungkin dikira saya orang luar daerah karena Truk yang saya bawa berplat no B (Jakarta) ” ujarnya.

Akhirnya, ditambahkan Deden, petugas keamanan pun memeriksa struk dari mesin SPBU hingga menyarankan petugas pengisian BBM untuk menambah pengisian kembali sesuai uang yang diberikan.

” jelas kecewa, ini sangat merugikan pelanggan dan saya curiga kecurangan seperti ini sering dilakukan ” ketus Deden.

Sementara itu, petugas ataupun pengelola SPBU tersebut hingga kini belum berhasil di konfirmasi atas kejadian tersebut.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here