Beranda Jabar Hadapi Musim Hujan, Polres Gelar Kesiapsiagaan Bencana Alam

Hadapi Musim Hujan, Polres Gelar Kesiapsiagaan Bencana Alam

132
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Karawang merupakan salah satu kabupaten yang kerap menjadi tingkat kerawanan bencana alam paling tinggi seperti banjir karena dilintasi dua sungai besar yaitu sungai Citarum dan sungai Cibeet, yang sering meluap yang berdampak banjir disaat intensitas hujan tinggi.

Pasca penetapan status Jabar siaga 1 darurat bencana banjir dan longsor sejak 1 November 2018 hingga 31 Mei 2019, Polres Karawang serta Forkopimda Kabupaten Karawang ,TNI, BPBD serta elemen masyarakat melaksanakan apel kesiapsiagaan darurat bencana banjir dan longsor dilapangan Mapolres Karawang, Jumat (16/11).

Dalam kesempatan itu Kapolres Karawang, Slamet Waloya mengatakan gelar pasukan kesiapsiagaan merupakan tanggungjawab bersamaPemerinah , Polri,TNI dan Dinas instansi terkait dalam menyiapkan Personil dan peralatan untuk menjaga sinergitas dalam menghadapi bencana banjir lima tahun dalam penanggulangan bencana alam.

“Kesiapsiagaan sangat penting dalam menghadapi bencana karena bisa terjadi kapan saja dan dimana saja , kesiapsiagaan seluruh komponen Pemerintah daerah ,Polri dan TNI serta BPBD merupakan investasi yang sangat bernilai,” kata AKBP Slamet Waloya.

Selain itu, Slamet Waloya juga menghimbau seluruh komunitas dan lembaga agar mengubah paradigma penanggulangan bencana yang selama ini masih reaktif ,responsif beralih pada penanggulangan bencana bersifat preventif dengan membuka ruang yang lebih luas terhadap kegiatan -kegiatan resiko bencana banjir dan longsor.

“Kita menyiapkan Personil
dan sarana prasarana dalam
Penanggulangan siaga bencana ,” jelasnya.

Dalam penutupnya Kapolres Karawang menjelaskan gelar apel kesiapsiagaan ini merupakan tahapan mitigasi bencana agar dampak bencana yang terjadi di Karawang dapat diminimalisir.Sebagai bahan acuan di Kqbupaten Karawang ada delapan kecamatan yang sering menjadi langganan banjir.

“Ada tiga bencana dalam memghadapi musim penghujan,seperti Banjir, longsor dan puting beliung yang menjadi fokus bencana banjir,” tutupnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here