Beranda Jabar Hadi M Musa : Hati hati Adu domba dari kelompok tidak terima...

Hadi M Musa : Hati hati Adu domba dari kelompok tidak terima Hasil Pemilu.

169
0

Penulis: Red

PURWAKARTA, Jabarkini.net – Momen Pemilu betul betul di jadikan tunggangan oleh kelompok yang selama ini ingin mengganggu dan mengoyak persatuan, ketentraman masyarakat Indonesia, untuk kepentingan kelompok tertentu yang dengan dalih pemilu penuh kecurangan.

“seolah mereka menemukan sumbunya dengan memanfaatkan kekecewaan sebagian peserta pemilu dan kelompok yang selama ini kurang nyaman dengan pemerintahan saat ini.”Kata Hadi M. Musa Said. Minggu (19/5).

Menurut Hadi, kewaspadaan harus ditingkatkan, jangan pernah mau di adu domba oleh sekelompok kecil orang yang tidak rela Indonesia menjadi Bangsa yang besar dan maju,
“kita harus bersama sama melawan kalau bangsa ini tidak ingin mundur lagi kebelakang, Indonesia hari ini berbeda dengan 20 tahun yang lalu sebelum era reformasi, yang hanya mengedepankan kekuasaan tanpa melihat kepentingan dan kebutuhan rakyatnya, ” Ungkap Hadi.

Ditegaskan Hadi, Demokrasi telah mengalami proses kemajuan terlepas masih banyak kekurangan disana sini itu adalah bagian dari sebuah upaya untuk terus dibenahi, jangan hanya karena kepentingan sekelompok orang kita harus mengorbankan kepentingan rakyat yang lebih luas.

“Indonesia adalah rumah besar kita, Bangsa yang menghargai kemajemukan dan kebhinekaan dengan segala latar belakang sejarahnya, Indonesia adalah Negara yang terus bergerak pada titik kemajuan yang membuat iri bangsa bangsa lain di dunia, ” Terang Kang Hadi yang juga pengurus pondok Pesantren Alhikamussalapiah, Cipulus Purwakarta.

Menurutnya, 22 Mei 2019 pengumuman hasil Pilpres dan pileg oleh kpu masyarakat seakan disuguhkan dengan kerumitan yang bisa menjadikan Indonesia terpecah belah, bentuk provokasi yang dibangun oleh kelompok kelompok yang tidak bertanggungjawab, di harapkan pihak keamanan bertindak dengan tegas setegas tegasnya untuk menindak bahkan menangkap orang orang yang memang dengan sengaja membuat kegaduhan dan provokasi ditengah masyarakat.

People power atau aksi kedaulatan rakyat hanya kedok untuk menutupi niat busuk sebagian orang orang frustasi dibelakangnya, Negeri ini sudah cukup dewasa untuk mengatasi problem kebangsaanya, kerikil sejarah selalu ada dalam setiap zaman dan sejarah akan terus berjalan sesuai dengan jalan takdir kebangsaan Indonesia,

“people power atau aksi kedaulatan rakyat yang mengatasnamakan umat dan rakyat tidak diperlukan lagi, dan sebaiknya kalau ada pelanggaran pemilu atau kejanggalan pelaksanaanya silahkan bawa ke ranah hukum. UU menjamin semua untuk hal tersebut,” Kang Hadi

Hadi meminta jagalah kesucian Ramadhan dari nafsu segelibtir orang yang jadi provokator, dan nikmatilah Ramadhan dengan penuh cinta untuk mempertebal ketaqwaan dan keimanan kita, menguatkan rasa cinta kita pada kegiatan kegiatan keAgamaan itu jauh lebih baik dan bermanfaat.

“buat kita semua jangan pernah mau diadu domba oleh orang orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri, lihat saja yang terprovokasi dengan berita hoax dan fitnah bisa dipastikan akan jadi korban atau dikorbankan oleh orang yang tidak bertanggungjawab, hanya dimanfaatkan, karena distulah itu tujuan mereka membuat kegaduhan dan rasa takut di masyarakat” Pungkasnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here