Beranda Ekonomi Mendikbud Persilahkan Sekolah Belikan Dana BOS Untuk Kuota Guru dan Murid

Mendikbud Persilahkan Sekolah Belikan Dana BOS Untuk Kuota Guru dan Murid

14
0
Nadiem Makarim

Penulis: Red/*

BOGOR,jabarkini.netMenteri Pendidikan Nadiem Makarim mempersilahkan sekolah menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)nya untuk membeli kuota guru dan peserta didik.

Hal tersebut disampaikan Menteri Nadiem saat berkunjung ke SDN Polisi 1 Bogor, Kamis (30/7/2020) seperti di kutif dari laman kompas.com.

Menurut dia, penggunaan dana BOS untuk membeli kebutuhan kuota internet tersebut merupakan kebijakan yang diambil sebagai respon atas situasi pandemi Covid-19 yang berbuntut pada sistem pembelajaran daring atau jarak jauh.

Nadiem meminta agar dana BOS itu bisa digunakan dengan sebaik mungkin.

“100 persen dana BOS diberikan fleksibilitas untuk membeli pulsa atau kuota internet untuk anak dan orangtuanya. Bisa itu, sudah kita bebaskan. Di masa darurat Covid ini boleh digunakan untuk pembelian pulsa guru, sekolah, dan orangtua untuk anak,” ujarnya.

Diungkapkan, kebijakan tersebut diambil setelah dirinya banyak menerima keluhan dari para guru dan orangtua murid yang merasa sulit menyediakan kebutuhan kuota internet dalam proses kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi ini.

Kata dianya, dalam hal ini kepala sekolah memiliki hak untuk mengalihkan penggunaan dana BOS demi kepentingan mendukung pembelajaran termasuk pembelian kuota internet. Adapun mekanismenya, kepala sekokah dan guru harus saling berkonsultasi.

“Ini kebebasan dengan kriteria (dana BOS) Kemendikbud. Ini diskresi untuk kepala sekolah,” sebutnya.

Sebelumnya saat berkunjung ke sejumlah sekolah di Bogor, Menteri Nadiem banyak menerima curhat dari para guru maupun orang tua murid terkait pembelajaran jarak jauh.

Ia mengatakan, kebijakan pembelajaran  jarak jauh ini terpaksa dilakukan agar anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan. Sebab jika tidak ada PJJ, maka pembelajaran anak akan terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Dalam hati saya, saya tidak ingin PJJ terjadi. Saya ingin semua anak kembali tatap muka. Jadi PJJ itu bukan kebijakan pemerintah, PJJ itu kita terpaksa,” katanya.(jk2)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here