Beranda Jabar Di Akhir Masa Jabatannya, Ardiansyah Di Tagih “Hutang”

Di Akhir Masa Jabatannya, Ardiansyah Di Tagih “Hutang”

182
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Ahmad Ardiansyah Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, di tagih “Hutang” janji politik oleh kader-kader Partai Hanura di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Karawang.

Dalam pertemuan internal partainya di salah satu Rumah Makan (RM) di Jalan Pantura Jatisari Karawang, H Ahmad Ardiansyah atau yang kerap disapa Jiard itu, dihadiri puluhan kader-kader Partai Hanura yang tergabung dalam Kader Kang Bahar Dapil 5 Karawang.

“Saya hanya menagih janji atau hutang pak dewan (Jiard, red) terkait tenaga kerja bahwa pada saat itu pak dewan memiliki janji akan memberikan peluang tenaga kerja dan juga memberikan bantuan usaha kepada kader atau warganya di sekitaran Kecamatan Cikampek dan sekitarnya,” kata Ketua PAC Hanura Cikampek, Toni saat menagih janjinya Jiard dihadapan puluhan kader Hanura, Selasa (23/10)

Hal senada juga diungkapkan oleh kader lainnya dari kader PAC Hanura Kotabaru, H Wirya.

Wirya menanyakan, potensi warga di Kecamatan Kotabaru yang memiliki potensi sebagai tenaga kerja ahli disetiap bidangnya, menagih janji politik Jiard pada saat berkampanye pada pemilihan legislatif (Pileg) di tahun 2014 lalu saat Jiard mencalonkan diri sebagai Caleg nomor urut 1 dari Partai Hanura di Dapil 5 Karawang.

“Warga di Kecamatan Kotabaru masih banyak yang jadi pengangguran Pak Dewan, mana janji bapak jika bapak terpilih sebagai wakil rakyat kami akan menyerukan atau menyerap aspirasi dari bidang tenaga kerja itu pak,” tegas H Wirya bertanya kepada Jiard.

Atas dasar itu, Jiard yang di kepung oleh kaderny sendiri, siap untuk memperjuangkan dan melunasi “hutang” atau janji politiknya pada beberapa tahun lalu tersebut.

“Di masa akhir jabatan saya sebagai anggota DPRD Karawang, Inshaa Allah saya akan segera melunasi hutang-hutang serta janji politik itu. Saya akan coba berkoordinasi dengan Kepala Disnakerstrans Karawang bagaimana kriteria dan potensi seperti apa yang dibutuhkan oleh industri-industri yang ada di Karawang ini, dan kader-kader juga silahkan dampingi saya untuk langsung beraudiensi dengan pihak Disnakertrans Karawang,” timpal Jiard.

Saat yang bersamaan juga, ketika di tanya perihal pertemuan tersebut, Jiard membantah tegas bahwa pertemuan internal kadernya adalah sebuah bentuk kampanye yang pada dasarnya, ia mencalonkan kembali sebagai Caleg DPRD Provinsi Jabar dari partai Hanura di Dapil 7 Jabar (Purwakarta-Karawang,red).

“Dasar pertemuan saya dengan kader-kader saya ini adalah coba kumpulkan beberapa kader kalo perlu semuanya kumpulkan kader-kader Hanura, akhirnya atas dasar tersebut saya ingin secara etika politik saya saat mencalonkan dewan di tahun 2014 saya terpilih, selama itu juga saya coba terus menyerap aspirasi dan saya juga ingin apabila saya masih memiliki hutang atau janji politik.

“Maka dari itu, secara etika politik dan kerendahan hati saya, takutnya saya ada hutang atau janji politik atau yang belum yang terselesaikan, maka saya ingin menyelesaikan semua nya,” ujar Jiard kepada media.

Ditegaskan kembali oleh Jiard, sifat pertemuan itu hanya persuasif dan bukan merupakan sebuah kampanye dirinya yang sedang mencalonkan diri melenggang menuju kursi gedung sate Provinsi Jabar.

“Hanya ingin bertemu dengan kader-kader saya dan meminta kepada kader saya untuk mengingatkan kembali apabila saya memiliki hutang atau janji politik saya saja sifatnya,” tuturnya lagi.

Disinggung terkait penagihan hutan janji politik dari kadernya, Jiard siap melunasi dan menyelesaikan semua janji politiknya dalam kurun waktu 2 bulan kedepan.

“Saya suap akan menuntaskan janji, yang masih menjadi PR, ” pungkasnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here