Beranda Jabar Calegnya Dicoret, PKB Purwakarta Segera Gugat KPU Ke BAWASLU

Calegnya Dicoret, PKB Purwakarta Segera Gugat KPU Ke BAWASLU

291
0

Penulis : Wezz

PURWAKARTA, JabarKini.net – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Purwakarta akan segera melayangkan surat gugatan sengketa Pemilu ke Bawaslu.
Hal itu dilakukan, menyusul pencoretan salah satu calegnya dari DCT Pemilu 2019 pada rapat pleno KPUD Purwakarta, (17/10/2018) kemarin.

“Segera kita ambil langkah hukum gugatan ke Bawaslu Purwakarta. Bila perlu langkah gugatan juga akan kita layangkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” ujar Ketua DPC PKB Purwakarta, Neng Supartini melalui sambungan selulernya, Kamis (18/10/2018).

Menurutnya, kewajiban mengumumkan ke publik dilakukan saat pendaftaran dulu. Jauh sebelum penetapan DCT. Atau paling lambat saat tahapan tanggapan masyarakat. “Sekarangkan sudah DCT. Artinya sudah final,” katanya.

Diketahui, KPU Purwakarta melalui surat bernomor : 81/PL.01.4-Kpt/3214/KPU-kab/X/2018 tentang Perubahan SK nomor 77/PL.01.4-Kpt/3214/KPU-kab/IX/2018 Tentang Penetapan DCT DPRD Purwakarta Pemilu 2019 resmi mencoret dua orang caleg dari PKB dan Berkarya.

Keduanya dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS) lantaran tidak melampirkan surat keterangan bebas dari lapas dan tidak mengumumkan statusnya sebagai mantan narapidana kepada publik melalui media massa.

Sementara, terkait hal diatas, Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Purwakarta, Asep Abdulloh, melalui pesan singkatnya, Ia menulis; “Saya masih umroh, Insya Allah nanti balik umroh kita ambil langkah”.

Bawaslu Buka Ruang Gugatan Sengketa Pemilu

Terpisah, Bawaslu Kabupaten Purwakarta membuka pintu bagi Parpol yang calegnya dicoret KPU untuk melakukan gugatan sengketa pemilu. “Ada (ruang penyelesaian sengketa di Bawaslu),” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Purwakarta Ujang Abidin.

Waktunya, maksimal tiga hari kerja paska putusan KPU dikeluarkan, parpol bisa mengajukan gugatan sengketa ke Bawaslu. Caranya, dengan mengisi formulir gugatan sengketa. Tidak lupa, pemohon juga harus melampirkan SK DCT KPU sebagai objek sengketanya. “Datang saja ke kantor. Isi formulir,” kata Ujang Abidin

Melalui sidang sengketa di Bawaslu, pemohon berkesempatan masuk kembali dalam DCT (Daftar Calon Tetap). Hal ini terjadi jika Bawaslu mengabulkan permohonan pemohon. Namun juga bisa sebaliknya, ditolak.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here