Beranda Jabar Buruh Migran Asal Karawang mengalami Depresi Diduga Disiksa

Buruh Migran Asal Karawang mengalami Depresi Diduga Disiksa

202
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, jabarkini.net – Seorang Buruh Migran Indonesia (BMI), Siti Sukaesih (20) asal Dusun Gulampok, Desa Sirnajaya,Kecamatan Tirtajaya,Karawang,  mengalami depresi gangguan jiwa diduga kerap mendapat siksaan selama bekerja menjadi BMI di Riyadh, Saudi Arabia, selain memdapat siksaan selama ditampung di agency Riyadh juga diperkosa .

Paman korban, Basir (45) menerangkan dari pengakuan ponakan selama tiga bulan disekap dipenampung agency Riyadh, dia diperlakukan tidak senonoh dan sering disiksa dengan alasan tidak jelas.

“Selama ditampung di agency, sering disiksa ,” kata Basir, Selasa (6/11) di rumahnya.

Dia juga menerangkan Siti berhasil bisa pulang kekampung halaman bertemu dengan keluarga atas bantuan tim BMI asal Cianjur saat melakukan advokasi BMI asal Cianjur.

Siti berhasil keluar dari tempat penyekapan atas bantuan tim Buruh Migrant Indonesia (BMI) Kabupaten Cianjur saat mengadvokasi calon TKI asal Cianjur yang mengalami masalah yang sama . Siti Sukaesih menjadi buruh migran di Arab Saudi sejak 7 bulan lalu melalui PJTKI PT Pancabayu Aji Saksi di Jakarta.

“Dia bernagkat menjadi buruh migran 7 bulan lalu,” katanya.

Basir juga menerangkan selama bekerja sebagai pembantu rumah tangga, Siti juga dalam pengakuannya tidak digaji dan mendapat perlakukan tidak manusiawi dan sering disiksa oleh majikan sehingga mengalami depresi gangguan jiwa, sering melamun dan menyendiri.

“Setelah pulang kemarin ,ia mengalami depresi diduga akibat siksaan dan diperkosa,” terangnya.

Begitu mengalami depresi, pihak keluarga  belum membawa ke Rumah Sakit  untuk menjalani psikiater. Namun hanya melihat dari segi fikis sering melamun. Laporan keluarga adalah perdagangan orang. Karena Siti dijemput orang tidak dikenal dengan dalih dipekerjakan atau disalurkan menjadi TKI legal, ternyata ilegal.

“Diduga korban perdagangan orang,” tandasnya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here