Beranda Jabar Bocah Onel 7 Tahun Selamat Berpegangan Kayu

Bocah Onel 7 Tahun Selamat Berpegangan Kayu

158
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Lima warga Karawang,  yang turut menjadi korban tsunami di pantai Tanjung lesung,  Banten, Sabtu malam, (22/12). Sampai saat ini, korban tersebut  sudah pulang kerumah sementara satu orang meninggal dunia atas nama Ayi Rojak sudah dimakamkan,

Korban merupakan satu keluarga besar terdiri dari Bapak dan kelima cucunya
Menjadi korban tsunami saat berlibur ke pantai Tanjung Lesung,  Banten.

“Kami keluarga besar sedang berlibur ke Pantai Tanjung lesunh,  6 orang menjadi korban tsunami, ” kata Nurfrida ,Rabu (26/12).

Begitu juga dengan Donelly Abdul Hadi Jumadi atau yang akrab disapa dengan Onel ini harus rela kehilangan kakek tercintanya Ayi Rozak warga perum Pegadungan. RT. 02 RW. 13 Desa Purwasari Kecamatan Purwasari, saat liburan keluarga bersama dirinya.

Onel sapaan akrabnya. siswa kelas 2 SD Islam Salman Alfarisi ini menuturkan detik-detik saat ia bersama 5 orang keluarganya tergulung ombak tsunami, saat jalan menuju panggung band Seventen.

” Waktu itu saya, Ayah, Kakek dan saudara lainnya main ditepi pantai pantai, kebetulan ada band Seventeen lagi manggung jadi saya nonton dekat panggung,” kata Onel sambil mengingat kembali kejadian yang menimpa dirinya.

Dia melanjutkan, tidak lama saya nonton, lanjut Onel, tiba-tiba datang ombak besar sehingga , terbawa kelaut, Onel renang sampai ke permukaan dengan memegang kayu yang mengapung dipermukaan sampai ke bibir pantai dan melihat orang-orang banyak mengambang,” paparnya.

Menurut anak usia 7 tahun tersebut, saat ia terpisah dari keluarga lainnya dengan sekuat tenaga berusaha berenang sambil berpegangan pada sepotong kayu untuk sampai ke tepi pantai.

” Saya berusaha sampai ke tepian tapi badan saya sudah lemas Om,” ucapnya lirih.
Onel sendiri ditemukan dalam keadaan pingsan dibibir pantai dalam keadaan telanjang.

Saat keluarganya yang selamat mencarinya Onel sudah berada di Rumah Sakit setempat dalam keadaan luka ditangan, kaki dan pinggangnya.

Onel harus harus kehilangan kakeknya, Ayi Abdul Rozak, sedangkan  satu keluarga lainnya atas nama Mutiara masih dirawat di RS Serang karena menderita luka patah tulang rusuk.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here