Beranda Jabar Bawaslu Tangani Perusakan APK Peserta Pemilu

Bawaslu Tangani Perusakan APK Peserta Pemilu

189
0

Penulis : Asep NK

KARAWANG, Jabarkini.net – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karawang sudah menerima dan menangani menangani kasus dugaan perusakan alat peraga kampanye (APK) salah satu partai politik peserta Pemilu 2019.

“Saat ini ada tiga kasus dugaan perusakan APK,”kata Komisioner  Bawaslu Divisi Penindakan Pelanggaran ,Roni Rubiat Machri  di Kantor Bawaslu Jln. Cianjur, Karangpawitan,  Kamis (6/12).

Ia menjelaskan, kasus tersebut dilaporkan salah satu Tim Sukses Caleg parpol peserta pemilu Kabupaten Karawang hari ini.Hingga hari ini ada tiga laporan perusakan APK peserta pemilu

“Laporan APK dirusak orang tak dikenal  sudah ada tiga kasus yang dilaporkan dan hari ini  di daerah Kelurahan Nagasari,”ungkapnya.

Dalam kasus ini lanjutnya Bawaslu koordinasi dengan pihak Gakhumdu yang didalamnya ada Kepolisian dan kejaksaan Pihaknya tidak ingin gegabah dalam menangani kasus pelaporan dugaan perusakan APK, maka koordinasi dengan Gakhumdu,”jelasnya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dijelaskan dalam Pasal 280 Ayat 1 huruf  g, bahwa pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye peserta pemilu. siapa yang melakukan perusakan pelaku perusakan mendapat ancaman pidana minimal satu bulan penjara dan maksimal 6 bulan, dengan denda 100 ribu rupiah sampai 1 juta rupiah

Jadi sudah jelas sanksinya ada. Kami bersama Gakkumdu Kabupaten Karawang akan melakukan investigasi atas laporan tim sukses Caleg Golkar atas perusakan APK tersebut.

Roni menambahkan, setelah mendapat laporan nanti  Gakkumdu  berupaya melengkapi alat bukti terhadap kasus perusakan tersebut. Karena jika dalam jangka waktu lima hari tidak bisa dilengkapi, maka kasus tersebut tidak dapat dilanjutkan dikarenakan kekurangan bukti.

“Makanya kami imbau kepada masyarakat yang melihat kejadian perusakan APK itu silahkan datang ke Panwaslu. Karena tindakan ini harus diberi efek jera,” katanya.

Roni menambahkan, masyarakat juga bisa melaporkan langsung kepada Bawaslu tindakan perusakan APK. Tetapi tindakan yang dimaksud apabila terdapat dugaan perusakan secara sengaja.

Jika kerusakan yang terjadi karena faktor bencana alam, seperti terkena angin hingga rusak, dan roboh, dapat dilaporkan ke KPU.

Ia berharap tahapan kampanye di Karawang dapat berjalan dengan damai, tanpa adanya indikasi tindakan yang tidak sportif. Jangan sampai hanya gara-gara pilihan yang tidak sama, dapat berurusan dengan aparat hukum.

Dirinya juga menegaskan masyarakat perlu waspada terhadap oknum atau sekelompok orang yang berniat mengacaukan pelaksanaan Pemilu  dengan mengadu domba parpol peserta pemilu secara sengaja dengan melakukan perusakan APK.

“Yang perlu dicatat Bawaslu tidak akan main-main dalam menangani kasus ini. Siapapun pelakunya tetap akan kami tindak, tapi kami tidak akan gegabah dalam prosesnya,” katanya.(jk3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here