Beranda Jabar BAWASLU SUBANG INGATKAN MASA KAMPANYE LEWAT IKLAN MEDIA CETAK DAN ELEKTRONIK MULAI...

BAWASLU SUBANG INGATKAN MASA KAMPANYE LEWAT IKLAN MEDIA CETAK DAN ELEKTRONIK MULAI 24 MARET 2019

253
0
Cucu Kodir Jaelani Anggota Bawaslu Kabupaten Subang

Penulis : Erlan

SUBANG, Jabarkini.net – Anggota Badan Pengawasan Pemilu Umum (Bawaslu) Kabupaten Subang, Cucu Kodir Jaelani mengatakan kampanye melalui iklan media cetak,media elektronik dan media dalam jaringan serta Rapat Umum baru boleh dilakukan calon anggota legislatif maupun capres atau cawapres peserta Pemilu 2019 yaitu pada tanggal 24 Maret 2019 sampai dengan 13 April 2019.

“Kampanye melalui ikalan media cetak, media elektronik dan media dalam jaringan serta rapat umum baru bisa dilakukan 21 hari sebelum hari tenang atau tepatnya mulai tanggal 24 maret 2019, hal ini sesuai dengan amanat UU No 7 tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum pasal 276 ayat (2).” jelas Cucu Kodir. Sabtu (13/10/2018).

Hal diatas berbeda dengan kampanye di media sosial, Cucu Kodir mengatakan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 tentang kampanye Pemilihan Umum pasal 24 ayat (1) bahwa kampanye melalui media sosial bisa dilakukan sejak tiga hari setelah penetapan Daftar Calon Tetap anggota DPR,DPD,DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dan penetapan sebagai pasangan Calon untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sampai dengan dimulainya masa tenang.

“sejak dimulainya kampanye pada 23 september 2018 lalu, maka peserta pemilu 2019 termasuk caleg bisa berkampanye dimedia sosial melalui akun akun mereka, akun media sosial sebagaimana dimaksud dapat dibuat paling banyak sepuluh untuk setiap jenis aplikasi, akun media sosial sebagaimana dimaksud wajib di tutup pada hari terakhir masa kampanye, “tegasnya.

Selain itu, Cucu mengatakan menurut PKPU RI No 23 Tahun 2018 tentang kampanye Pemilihan Umum pasal 23 ada tujuh metode kampanye lainnya yang sudah bisa dilakukan peserta pemilu 2019 selain iklan media cetak, media elektronik dan media dalam jaringan dan rapat umum.

Diantaranya pertemuan terbatas ,pwrtemuan tatap muka, penyebaran bahan kamlanye pemilu sesuai ketentuan KPU, pemasangan alat peraga kampanye sesuai
ketentuan KPU, media sosial, debat pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk Pemilihan Presiden dan Wakilnya dan kegiatan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye pemilu dan ketentuan peraturan perundang- undangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here